Kamis, 4 Juni 2026

Gunung Lewotobi Laki-Laki Eropsi Lagi: Warga Diminta Waspada dan Tetap Tenang

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Rabu, 14 Mei 2025 | 09:53 WIB
Gunung Lewotobi Laki-Laki Eropsi Lagi:
Gunung Lewotobi Laki-Laki Eropsi Lagi:

NAWACITAPOST.COM - Gunung Lewotobi Laki-Laki yang berada di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan meletus pada Selasa malam.

Dalam laporan resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kementerian ESDM mencatat bahwa letusan terjadi pada pukul 21.30 WITA.

Semburan abu vulkanik terlihat mencapai ketinggian sekitar 800 meter di atas puncak, atau 2.384 meter di atas permukaan laut, membentuk kolom abu berwarna kelabu dengan arah condong ke barat laut.

Letusan ini juga tercatat oleh alat seismograf dengan amplitudo maksimum 5,1 mm dan durasi sekitar satu menit 49 detik.

Saat ini, status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berada di Level III atau Siaga. Pemerintah mengimbau masyarakat serta wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius enam kilometer dari kawah gunung demi keselamatan.

Baca Juga: Mahfud MD: Hakim Zaman Orde Baru Lebih Berwibawa Dibanding Sekarang  

Masyarakat juga diingatkan untuk tetap tenang, mematuhi instruksi dari pemerintah daerah, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Penduduk yang tinggal di sekitar wilayah aliran sungai yang berhulu di puncak gunung juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar hujan, terutama di wilayah Desa Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote, terutama saat curah hujan tinggi.

Selain itu, warga yang terdampak hujan abu disarankan menggunakan masker atau penutup mulut dan hidung untuk melindungi diri dari risiko gangguan pernapasan akibat partikel abu vulkanik.

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini