Per Oktober 2023, progres pembangunan bandara mencapai angka mencolok, yaitu 84 persen. Bagian sisi udara bandara, seperti runway, taxiway, apron, jalan akses, hingga box culvert, telah berhasil diselesaikan.
Namun, proyek ini tidak hanya merangkul dukungan pemerintah, tapi juga partisipasi masyarakat setempat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara berperan aktif dalam menentukan nama untuk bandara baru ini. Nama yang diusulkan adalah Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, seorang pahlawan nasional asli Mandailing Natal.
Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, selama hidupnya, telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara. Usulan penamaan bandara ini diharapkan menjadi penghargaan dan kebanggaan bagi warga Mandailing Natal. Bahkan, keluarga dan ahli waris Jenderal Besar Abdul Haris Nasution telah memberikan dukungan penuh terhadap usulan ini.
Dengan demikian, Sumatera Utara akan segera menyambut bandara baru yang tidak hanya menjadi pintu gerbang baru bagi konektivitas udara di wilayah Mandailing Natal tetapi juga sebuah simbol penghargaan kepada seorang pahlawan nasional yang telah berjuang dengan gagah berani demi kemajuan bangsa.