Rabu, 15 Juli 2026

Faigiziduhu Ndruru: 9 Alasan Pasangan Ganjar-Mahfud Pro Pemekaran Wilayah

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 6 Desember 2023 | 10:08 WIB

 

NAWACITApost.com - Pemekaran wilayah bukanlah sekadar janji politik, melainkan keniscayaan yang diimpikan oleh masyarakat di berbagai pelosok tanah air. Dalam kepemimpinan 2024-2029, keberpihakan terhadap pemekaran wilayah menjadi hal yang penting, dan Ganjar-Mahfud memperlihatkan kesungguhan dalam mendukung hal ini.

Di sisi lain, masyarakat ingin tahu pasangan capres-cawapres yang hanya setuju pemekaran sebagai bahan kampanye. Hal ini bisa dilihat, di mana ide dan gagasan pemekaran tidak pernah keluar dari mulut capres-cawapres lain secara langsung, tetapi hanya sebatas disampaikan melalui tim sukses sebagai gimik kampanye.

"Berbeda dengan Ganjar-Mahfud, yang langsung menyatakan kepada masyarakat terkait pemekaran wilayah. Pasangan capres-cawapres yang dicintai rakyat ini, pro terhadap pemekaran wilayah," kata pemerhati politik Nusantara, Faigiziduhu Ndruru, di Jakarta, Rabu (6/12/2023).

Namun, apa yang membuat pasangan ini begitu unik dalam pandangan pemekaran wilayah? Simak ulasan Faigiziduhu selengkapnya di bawah ini.

9 Alasan Pasangan Ganjar-Mahfud Pro Pemekaran Wilayah

1. Pengalaman Legislatif: Keterlibatan Ganjar dalam Pansus DPR untuk pemekaran wilayah memberikan pemahaman mendalam tentang prosesnya.

2. Pemahaman Mendalam: Pasangan ini memahami secara komprehensif betapa positifnya pemekaran wilayah sebagai solusi untuk kesejahteraan.

3. Pengalaman Gubernur: Dalam 10 tahun kepemimpinannya sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar menghadapi kendala pelayanan yang tidak efektif dan efisien akibat faktor geografis.

4. Deklarasi Langsung: Tidak hanya dari tim sukses, Ganjar sudah menyatakan dukungan pemekaran di Luwu, Sulawesi Selatan secara langsung.

5. Konsistensi Pendapat: Ganjar juga pernah menyatakan dukungan terhadap pemekaran wilayah di Kalimantan Barat.

6. Kunjungan Rutin: Selama masa kampanye, pasangan ini rajin berkunjung ke berbagai pelosok Indonesia untuk memahami masalah dan kebutuhan secara langsung.

7. Keterwakilan di DPR: Ganjar berasal dari PDIP, partai yang memiliki kursi mayoritas di DPR pada saat usulan pemekaran wilayah diajukan pada 2013. Di sisi lain, PDIP juga secara berturut-turut memenangkan pemilu 2014 dan 2019.

8. Dukungan Mahfud MD: Mahfud MD juga pernah menyatakan dukungannya terhadap pemekaran daerah, salah satunya di Madura. Ia mendukung Madura memisahkan diri dari Jawa Timur, untuk menjadi provinsi baru.

9. Keterikatan dengan Wilayah: Baik Ganjar maupun Mahfud, keduanya lahir di pelosok, sehingga memahami betapa sulitnya mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Sebagai pasangan calon, Ganjar-Mahfud menawarkan bukan sekadar janji, melainkan komitmen konkret untuk mewujudkan pemekaran wilayah. Hal itu sebagai solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat yang terpinggirkan, dan menghadirkan harapan baru dalam pembangunan yang inklusif di Tanah Air.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini