Jumat, 5 Juni 2026

Peringatan HKAN 2023, Menteri LHK Berikan 18 Anugerah Konservasi Alam

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Rabu, 8 November 2023 | 20:28 WIB
Peringatan HKAN 2023, Menteri LHK Berikan 18 Anugerah Konservasi Alam
Peringatan HKAN 2023, Menteri LHK Berikan 18 Anugerah Konservasi Alam



Menteri Siti menegaskan HKAN 2023 merupakan momen memaknai nilai penting untuk tetap melindungi keberadaan keanekaragaman hayati sebagai penyokong kehidupan masyarakat. Upaya merawat dan hidup berdampingan dengan tumbuhan dan satwa liar secara harmonis juga diharapkan akan meluas seiring dengan tumbuhnya perubahan perilaku konservasi di tengah-tengah masyarakat.







Dalam laporannya, Direktur Jenderal KSDAE Satyawan Pudyatmoko menyampaikan peringatan HKAN adalah kegiatan yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun dalam rangka mengkampanyekan konservasi alam kepada masyarakat luas. Peringatan HKAN bertujuan untuk memasyarakatkan konservasi alam secara nasional sebagai sikap hidup dan budaya bangsa serta menjaga kesinambungan kegiatan konservasi alam sebagai upaya perlindungan sumber daya alam dan ekosistemnya sebagai sistem penyangga kehidupan.





Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada acara puncak peringatan HKAN kali ini antara lain Jambore Konservasi Alam, Pameran Konservasi Alam dan UMKM, talkshow “Sahabat Satwa untuk Alam Harmonis dan Lestari”, pelepasliaran 3 (tiga) ekor elang brontok (Nisaetus cirrhatus) yang dua diantaranya merupakan pasangan, 1 (satu) ekor Enggang/Kangkareng perut putih (Anthracoceros albirostris) dan 1 (satu) Elang tikus (Elanus caeruleus) di hutan desa Tahawa, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau.







Sebelumnya, sepasang elang brontok tersebut telah melalui rehabilitasi di Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK) di Jawa Barat dan 1 (satu) elang brontok direhabilitasi di Pusat Pusat Suaka Elang Jawa (PSSEJ) di Loji Taman Nasional gunung Halimun Salak (TNGHS). Untuk Enggang Kalimantan/kangkareng perut putih dan Elang tikus berasal dari Pusat Penyelamatan Satwa BKSDA Kalimantan Tengah.





Selain itu juga dilakukan penanaman sebanyak 2023 bibit pohon hutan seperti belangeran (Shorea balangeran) sebanyak 120 batang. Jenis Multi Purposes Tree Species (MPTS) juga turut ditanam seperti petai (Parkia speciosa) sebanyak 500 batang, cempedak (Artocarpus integer) sebanyak 413 batang, jambu mete (Anacardium occidentale) sebanyak 490 batang, dan jengkol (Pithecellobium jiringa) sebanyak 500 batang, serta pentas seni dan budaya konservasi alam.





Kegiatan dalam rangka HKAN tidak hanya dilaksanakan pada kesempatan ini saja. Sejak bulan Februari 2023, telah dilaksanakan berbagai kegiatan di berbagai wilayah di Indonesia dalam rangka Road to HKAN, antara lain Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam, Live KOSIK (Konservasi Asik), Lomba Story Telling, Pameran International Conference Tourism and Hospitality, dan pelepasliaran 6 (enam) ekor Biawak Komodo (Varanus komodoensis) di Cagar Alam (CA) Wae Wuul, Nusa Tenggara Timur.


Halaman:

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini