Jakarta NAWACITA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin bicara tentang isu iijazah palsu Jokowi yang diposting oknum penyebar hoax.
Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily mengatakan hoax ijazah palsu ini bagian dari cara untuk menjatuhkan Jokowi.
"Soal ijazah palsu ini jelas menyalahi akal sehat. Tidak mungkin Pak Jokowi memiliki ijazah palsu. Beliau itu lulusan S1 UGM. Bagaimana bisa dikatakan ijazah palsu sementara beliau lulusan UGM, lho wong untuk masuk ke perguruan tinggi saja membutuhkan ijazah SMA. Gampang saja untuk memverifikasinya, lha SMA-nya juga masih ada. Tinggal tanya saja sama sekolahnya," ujar Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily saat dihubungi Minggu (20/1/2019).
Ace pun mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas penyebar hoax ijazah palsu Jokowi tersebut.
"Kami tentu mendesak kepada pihak kepolisian untuk mengusut dengan tuntas penyebaran hoax ini. Kita harus menunggu pendalaman penanganan kasus ini dengan tuntas. Kita serahkan kepada polisi untuk mengusutnya secara hukum," jelasnya.
"Kami minta kepada semua pihak, terutama Tim pemenangan paslon pilpres, untuk mengimbau kepada para pendukungnya jangan menggunakan cara-cara kotor dengan memfitnah dan menyebarkan hoax," lanjut Ace.
Diketahui, polisi mengamankan seorang pria bernama Umar Kholid Harahap (28) yang diduga menyebarkan berita bohong (hoax) ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) palsu.
Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan hoax ijazah Jokowi palsu itu disebarkan tersangka di akun media sosial Facebook miliknya. Tersangka mengaku sengaja membuat posting-an tersebut untuk mencari tahu kebenaran soal ijazah Jokowi palsu.
Polisi menjerat Umar dengan Pasal 14 ayat 2, Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946, dan/atau Pasal 207 KUHP.
"Ijazah Pak Jokowi adalah asli, sesuai penjelasan sekolah," tegas Dedi.
Editor: Tim Redaksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Minggu, 29 Juni 2025 | 06:00 WIB
Rabu, 28 Mei 2025 | 17:33 WIB
Senin, 19 Mei 2025 | 17:39 WIB
Selasa, 11 Maret 2025 | 06:00 WIB
Jumat, 7 Maret 2025 | 18:22 WIB
Kamis, 6 Februari 2025 | 19:25 WIB
Kamis, 6 Februari 2025 | 19:06 WIB
Sabtu, 1 Februari 2025 | 06:00 WIB
Jumat, 31 Januari 2025 | 10:26 WIB
Jumat, 31 Januari 2025 | 09:49 WIB
Minggu, 17 Maret 2024 | 21:25 WIB
Minggu, 28 Januari 2024 | 21:07 WIB
Minggu, 22 Oktober 2023 | 17:22 WIB
Jumat, 1 September 2023 | 13:55 WIB
Kamis, 31 Agustus 2023 | 16:11 WIB
Jumat, 25 Agustus 2023 | 18:23 WIB
Kamis, 24 Agustus 2023 | 13:44 WIB
Kamis, 22 Juni 2023 | 20:56 WIB
Kamis, 22 Juni 2023 | 08:46 WIB
Kamis, 22 Juni 2023 | 08:18 WIB