Jumat, 5 Juni 2026

Kepala BP2MI Benny Rhamdani ke Pekerja Migran Indonesia Nurse dan Careworker yang Ikut Pelatihan Bahasa di Jepang : Hormati di Negara yang kita Pijak

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Jumat, 13 Oktober 2023 | 09:56 WIB
Kepala BP2MI Beri Motivasi Pekerja Migran Indonesia Nurse dan Careworker yang Ikut Pelatihan Bahasa di Jepang, di AOTS Tokyo Kenshu Center, Rabu, (12/10/2023). Foto Humas BP2MI.
Kepala BP2MI Beri Motivasi Pekerja Migran Indonesia Nurse dan Careworker yang Ikut Pelatihan Bahasa di Jepang, di AOTS Tokyo Kenshu Center, Rabu, (12/10/2023). Foto Humas BP2MI.


NAWACITApost.com - Pekerja Migran Indonesia (PMI) khususnya Nurse dan Carewoker di Jepang terus bertambah. Untuk Itu PMI harus menghormati hukum, budaya dan adat istiadat dimana kita berpijak. Demikian salah satu penggalan kalimat Indonesia  Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani bersama rombongan dalam kunjungan kerjanya menyempatkan hadir menyapa dan memotivasi para Pekerja Migran Indonesia Nurse dan Careworker skema Government to Government (G to G) Batch 16 yang tengah mengikuti pelatihan bahasa di Jepang selama enam bulan, di AOTS Tokyo, Kamis (12/10/2023), yang juga dilihat nawacitapost dalam website resminya, bp2mi.go.id.





“Kami bangga dengan kalian, tentu kami punya harapan besar pada kalian. Kita berada di negara orang lain di mana Jepang sangat dikenal dengan hukum yang sangat tegas, dan disiplin masyarakatnya juga telah menjadi budaya hidup mereka, adat istiadat mereka yg sangat terjaga. Ayo kita hormati semua,” ujar Benny.

Benny mengajak para pekerja migran untuk mampu menunjukan profesionalisme, bekerja dengan penuh disiplin, dan menunjukan attitude yang baik sebagai orang Indonesia.

“Presiden RI selalu mengatakan, wajah Indonesia akan dilihat sejauh mana para Pekerja Migran kita ada di negara-negara penempatan. Untuk itu, kita harus tunjukan  yang terbaik dari diri kita sebagai orang Indonesia,” jelas Benny.

Sementara itu, dari pihak Protokol dan Konsuler KBRI Tokyo, Titik Nahilal Hamzah, mengingatkan para Pekerja Migran Indonesia untuk fokus dengan pelajaran selama mengikuti pelatihan bahasa Jepang, hingga mendapatkan Sertifikat Bahasa.

“Bagi kalian yang masih single, ini keuntungan untuk tetap bisa fokus tanpa memikirkan hal-hal lain,” candanya.

Terakhir, Benny menyampaikan harapannya agar peserta tes atau latihan dapat melalui semua proses dengan lancar, dan sukses. Ketika rindu keluarga, tambah Benny bisa diwujudkan melalui telepon atau Video Call.

“Mudah-mudahan kalian bisa betah mengikuti pelatihan hingga bulan Desember nanti ya. Kalau rindu keluarga dan orang-orang tercinta, sekarang sudah serba mudah karena ada video call,”pungkasnya.


Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB