NAWACITApost.com - Hamas mengancam akan mengeksekusi seorang tawanan Israel. Ancaman itu berlaku setiap kali Israel mengebom sebuah rumah warga Palestina tanpa peringatan.
Dilansir dari Reuters, Juru bicara Hamas, Abu Ubaida mengeluarkan ancaman tersebut pada hari Senin untuk membunuh warga Israel di antara puluhan orang yang ditawan setelah serangan mendadak pada hari Sabtu pagi. Tidak ada tanggapan langsung dari militer Israel atas ancaman tersebut.
"Menteri Luar Negeri Israel Eli Cohen mengatakan lebih dari 100 orang telah ditawan oleh Hamas dalam serangan lintas batas yang mematikan pada akhir pekan lalu," demikian ditulis Reuters, dikutip Selasa (10/10/2023).
Kekerasan yang telah merenggut lebih dari 1.500 nyawa ini mendorong deklarasi dukungan internasional untuk Israel. Saluran TV Israel mengatakan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Hamas telah meningkat menjadi 900 orang Israel, dengan setidaknya 2.600 orang terluka, dan puluhan lainnya ditawan.
Di antara korban tewas Israel terdapat 260 orang yang sebagian besar adalah anak-anak muda yang ditembak mati di sebuah pesta dansa di gurun pasir. Sehari kemudian, puluhan orang yang selamat masih muncul dari persembunyiannya. Lokasi kejadian dipenuhi dengan mobil-mobil yang hancur dan ditinggalkan.
"Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan sedikitnya 687 warga Palestina tewas dan 3.726 lainnya terluka dalam serangan udara Israel ke daerah kantong yang diblokade itu sejak Sabtu," tulis Reuters.
Dilaporkan pula, pertempuran berlanjut hingga Senin malam. Militer Israel mengatakan, pihaknya menyerang target-target di Jalur Gaza dari laut dan udara, termasuk sebuah depot senjata yang dikatakan milik Jihad Islam dan target-target Hamas di sepanjang garis pantai Gaza.
Para saksi mata mengatakan beberapa markas besar dan kementerian keamanan Hamas terkena serangan, dan serangan-serangan tersebut menghancurkan beberapa jalan dan rumah. Israel juga mengebom markas besar Perusahaan Telekomunikasi Palestina, yang dapat mempengaruhi layanan telepon rumah, internet, dan telepon genggam.