Jakarta, NAWACITAPOST.COM – International Monetary Fund (IMF) memberi peringatan bahwa saat ini dunia sedang menghadapi guncangan krisis ekonomi global yang disebabkan oleh perang Rusia-Ukraina dan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.
Peringatan tersebut disampaikan oleh Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva dalam Spring Meethings yang disiarkan secara virtual di channel Youtube IMF.
“Dunia yang saat ini kita tinggali, tengah menghadapi krisis di atas krisis” ucapnya.
Georgia menjelaskan, bahwa saat ini pandemi Covid-19 belum berakhi karena kemungkinan adanya varian baru virus Corona bisa saja muncul atau bahkan lebih menular. Sementara daya beli masyarakat masih kurang sehingga tenu akan semakin melebarkan jurang antara negara kaya dan miskin.
Ditengah upaya bangkit dari dampak negatif Covid-19, sekarang ada baru lagi yaitu tantangan lainnya dengan adanya perang Rusia-Ukraina.
Terjadinya perang antara Rusia dan Ukraina menyebabkan kekhawatiran terhadap ekonomi di seluruh dunia. Hal tersebut akan memeprsulit pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 yang saat ini masih belum usai.
Menurut Georgieva, baru pertama kali dalam beberapa tahun inflasi menjadi bahaya yang sangat nyata bagi banyak negara di seluruh belahan dunia.
“Ini adalah kemunduran besar bagi pemulihan global dalam hal ekonomi. Pertumbuhan turun dan inflasi naik. Dalam aspek kemanusiaan, pendapatan orang turun dua kali lipat.” Ucap Georgieva.
“Krisi Gnda akibat pandemic dan perang semakin diperumit oleh fragmentasi krisi lain yang berkembang dari ekonomi dunia. Mislanya dari teknologi yang berbeda, sistem pembayaran standard an cadangan devisa yang berbeda antara satu negara dengan negara lainnya.” tambah dia.
Perbedaan besaran ekonomi dunia itu jelas akan merusak rantai pasok atau jaringan produksi global. Negara miskin akan mengganggu beban berat akibat adanya krisis pandemi dan perang ini.
Untuk itu Georgieva mendorong kerja sama global untuk menghadapi krisi ganda tersebut secara bersama-sama.
“karena tindakan yang kita ambil sekarang bersama-sama, akan menentukan masa depan kita secara fundamental,” katanya.