NAWACITAPOST- Asisten pribadi putri Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Ivanka Trump terinfeksi virus corona. Sebelumnya, ajudan sang ayah juga dinyatakan positif Covid-19.
Asisten pribadi Ivanka tidak terlihat selama beberapa pekan. Lalu laporan juga menyebutkan bahwa ia termasuk pasien Covid-19 yang tidak bergejala.
Sebelum dinyatakan positif, Ivanka dan asistennya melakukan pekerjaan secara teleworking selama dua bulan sambil mengikuti prosedur tes Covid-19.
Saat hasil tes uji Covid-19 keluar dan hasilnya positif, Ivanka beserta suaminya yakni Jared Kushner buru-buru melakukan tes. Pada hari Jumat (8/5) waktu setempat, keduanya terbukti negatif.
Baca Juga : Polisi Ono Niha Se-Indonesia Serahkan Bantuan Kepada 47 Pendeta dan Imam Mesjid
Sebelumnya, seorang personel Angkatan Laut Amerika Serikat yang merupakan pengawal pribadi atau valet Trump positif terinfeksi virus corona. Trump dikabarkan sangat kecewa dengan kabar tersebut.
"Kami baru-baru ini diberitahu Unit Medis Gedung Putih bahwa seorang anggota Militer Amerika Serikat yang bekerja di Gedung Putih positif terinfeksi virus corona," kata Wakil Sekretaris Gedung Putih, Hogan Gidley, Kamis (7/5).
Usai pengawal pribadinya positif terinfeksi, Trump merasa sangat kecewa. Trump lalu kembali menjalani tes virus corona oleh dokter Gedung Putih.
"Presiden dan Wakil Presiden (Mike Pence) sejak itu dites, hasilnya negatif dan mereka tetap sehat," kata Hogan.
Sumber menyebutkan bahwa pengawal pribadi Trump yang positif terinfeksi corona itu menunjukkan gejala pada Rabu pagi lalu (6/5).
Pengawal itu bertanggung jawab atas makanan yang dihidangkan untuk Trump dan keluarganya. Pengawal tersebut juga senantiasa mendampingi Trump saat bertugas di dalam mau pun luar negeri.
Staf Wakil Presiden Mike Pence juga dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Staf tersebut bernama Katie Miller yang bekerja sebagai sekretaris pers dan istri dari penasihat Trump.
Jumlah kasus infeksi virus corona di seluruh dunia hingga Sabtu (9/5) mencapai 4.014.320 orang. Berdasarkan data statistik Worldometer, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 1.387.181 dan 276.237 kematian.
Amerika Serikat sendiri masih menjadi negara dengan kasus dan kematian tertinggi akibat Covid-19. AS memiliki 1.322.163 kasus corona, 78.616 kematian, dan 223,749 pasien dinyatakan sembuh.
Editor: Martin
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Sabtu, 18 April 2026 | 11:53 WIB
Kamis, 9 April 2026 | 08:13 WIB
Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 21:18 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 10:08 WIB
Senin, 6 April 2026 | 14:46 WIB
Senin, 6 April 2026 | 11:16 WIB
Minggu, 5 April 2026 | 18:37 WIB
Sabtu, 4 April 2026 | 16:06 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 13:51 WIB
Selasa, 31 Maret 2026 | 16:17 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:27 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 | 17:44 WIB
Rabu, 11 Maret 2026 | 14:57 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 22:09 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 06:00 WIB
Rabu, 4 Maret 2026 | 21:10 WIB
Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:16 WIB
Senin, 16 Februari 2026 | 15:25 WIB
Jumat, 3 Oktober 2025 | 19:41 WIB