Yangon,NAWACITA - Seorang dokter yang ingin menjadi model kehilangan izin praktik karena menyebarkan foto dirinya saat mengenakan bikini. Nang Mew San, yang tinggal di Myanmar, lulus sekolah kedokteran dalam usia 22 tahun. Kedua orangtua Mwe San memang amat menginginkan putri mereka itu menjadi seorang dokter. Namun, Mwe San meski sudah bertitel dokter, jauh di dalam lubuk hatinya lebih ingin menjadi model.
Setelah menjalani profesi sebagai dokter selama beberapa tahun, Mwe San mulai berpartisipasi dalam pemotretan profesional. Pada Januari tahun ini, Dewan Kedokteran Myanmar memerintahkan Mwe San untuk berhenti mengunggah foto seronoknya ke dunia maya dan menghapus foto-foto lain dari akun media sosialnya.
Namun, perempuan berusia 29 tahun itu menolak perintah tersebut dan akibatnya Mwe San kehilangan izin praktiknya. "Terlalu banyak seksisme di sini," ujar Mwe San dalam wawancaranya dengan harian The New York Times. "Mereka tak ingin perempuan berada di posisi atas. Dan, mereka menghakimi perempuan tergantung pakaian yang digunakan. Mereka bahkan tak ingin kami mengenakan celana panjang," sambung dia.
Mwe San mengatakan, dia dipanggiL dewan kedokteran awal tahun ini dan diperintahkan berhenti mengenakan pakaian yang tak sesuai dengan budaya Myanmar. "Mereka mengatakan, saya memiliki masalah perilaku," kenangnya. Lewat akun Instagram-nya, Mwe San membagikan pesan perlawanannya pekan ini. "Masyarakat bukan pemilik tubuh perempuan. Tubuh saya, hak saya," kata Mwe San lewat akun Instagram-nya.
Lebih jauh perempuan asal Yangon itu mengatakan, penghasilan yang dia peroleh sebagai model jauh lebih besar ketimbang menjadi dokter. "Ini adalah hasrat saya. Saya merasa lebih nyaman dan bahagia bekerja sebagai model," ujar dia.
Mwe San kiniĀ berencana untuk mengajukan banding untuk mengembalikan izin praktiknya, sehingga dia bisa bekerja sebagai dokter lagi suatu hari kelak saat kariernya di dunia model berakhir. "Saya berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan izin praktik itu. Saya menghabiskan banyak waktu dan bekerja keras untuk mendapatkannya," dia menegaskan.
Editor: Martin
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Terkini
Sabtu, 18 April 2026 | 11:53 WIB
Kamis, 9 April 2026 | 08:13 WIB
Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 21:18 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 10:08 WIB
Senin, 6 April 2026 | 14:46 WIB
Senin, 6 April 2026 | 11:16 WIB
Minggu, 5 April 2026 | 18:37 WIB
Sabtu, 4 April 2026 | 16:06 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 13:51 WIB
Selasa, 31 Maret 2026 | 16:17 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:27 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 | 17:44 WIB
Rabu, 11 Maret 2026 | 14:57 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 22:09 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 06:00 WIB
Rabu, 4 Maret 2026 | 21:10 WIB
Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:16 WIB
Senin, 16 Februari 2026 | 15:25 WIB
Jumat, 3 Oktober 2025 | 19:41 WIB