hukum

Skandal Keuangan Primkop UPN Veteran Jatim: Mantan Manajer Sebut 16 Kali RAT Penuh dugaan Kebohongan Publik

Minggu, 4 Februari 2024 | 10:57 WIB
Imam Rahman, mantan Manager Primer Koperasi (Primkop) UPN Veteran Jatim dan menjadi saksi pelaku dalam perjalanan awal Primer Koperasi UPN Veteran Jatim (Nawi)

Imam Rahman menyampaikan dengan Jelas dan Tegas bahwa dirinya siap bekerjasama dalam bingkai kemitraan positif erat dengan MAKI Jatim untuk membuka Kotak Paradoks terkait dengan apa yang sebenarnya terjadi pada Primkop UPN Veteran mulai dari awal pendirian 1999 – 2024.

Menyikapi hal ini, di tempat terpisah, Ketua MAKI Jatim, Heru mengaku menyambut baik tawaran kerjasama Imam Rahman untuk membuka secara fakta kasus dugaan korupsi Primkop Veteran Jatim. 

” Alhamdulillah semakin banyak masukan informasi dan data dalam mengurai dugaan kasus Primkop UPN Veteran,saya bersyukur sekali terkait meniko,” ujar Heru MAKI.

Baca Juga: Janji Rektor UPN Veteran kepada MAKI Jatim panggil para Debitur Primkop

” Itu masuk dalam bidikan hukum kami, selain nama nama yang lain notabene mantan Ketua dan Pengurus Primkop UPN Veteran dari tahun 2000 – 2010,” tegasnya.

Menurut Heru, statement dan pernyataan dari Imam Rahman ini juga akan menjadi kajian utama dalam penyusunan materi berkas pelaporan serta tambahan materi yang sangat bermanfaat dalam pelaporan hukum nantinya serta untuk menghadapi masa persidangan 3 tersangka pengurus Primkop UPN Veteran pada masa 2015 – 2024.

“Semua upaya lanjutan dalam episode setelahnya akan kami lakukan, apabila memang hasil evaluasi jajaran Rektorat untuk debitur kredit dana Koperasi tidak berhasil maksimal dan masih menyisakan banyak debitur 'Mokong',” jelas Heru MAKI.

Baca Juga: Kasus Korupsi Primkop UPN Veteran, MAKI Jatim: Rektor terkesan Cuci Tangan

Yang harus menjadi perhatian utama adalah keberadaan lembaga MAKI Jatim yang telah menerima surat kuasa hukum dan surat pelimpahan kewenangan dari Primer Koperasi UPN Veteran.

Dengan upaya persuasif menjalin kerjasama positif bersama pihak Rektorat, harusnya menjadi support semangat positif bagi anggota Koperasi UPN Veteran untuk kebaikan bersama demi terjaganya nama baik kampus UPN Veteran itu sendiri.

” Banyak yang mencibir MAKI Jatim, kenapa pakai jasanya MAKI, padahal MAKI bukan biro jasa tetapi lebih ke suara keadilan," tutur Heru.

Baca Juga: MAKI Jatim Apresiasi Tindakan Humanis Kajari Tanjung Perak dalam Kasus Korupsi Primkop UPN Veteran

"Ada juga yang ngomong 'Saya mau bayar kalau koperasinya sudah sehat," katanya

Ternyata, yang ngomong adalah peminjam dana koperasi juga, dan tidak sadar diri bahwa salah satu yang bikin koperasi UPN Veteran kolaps adalah mereka juga.

"Masih banyak komentar negatif lainnya, namun juga tak sedikit yang memberikan support positif kepada MAKI Jatim,” jelas Heru MAKI.

Halaman:

Tags

Terkini