NAWACITApost.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Kanwil Kemenkumham Jabar) di bawah pimpinan R. Andika Dwi Prasetya, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi hasil survei 3AS Balitbang HAM IPK-IKM serta Indeks Integritas Organisasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bekasi pada Senin, (17/07/2023). Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam upaya mewujudkan pelayanan yang berkualitas di wilayah Jabar.
Dalam arahan Andi Taletting Langi, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Jawa Barat, kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian dari tugas dan fungsi Kemenkumham Jabar dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan di Lapas Kelas IIA Bekasi. Hasbullah Fudail, Kepala Bidang HAM, dan timnya yang terdiri dari staf Sub Bidang P3HAM, Pemajuan HAM, melakukan kunjungan ke Lapas Kelas IIA Bekasi untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
"Kami melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi ini sebagai bentuk perhatian Kemenkumham Jabar terhadap hasil survei 3AS Balitbang HAM IPK-IKM serta Indeks Integritas Organisasi di Lapas Kelas IIA Bekasi. Hal ini merupakan tindak lanjut dari komitmen kami untuk terus meningkatkan pelayanan yang lebih baik," kata Andi Taletting Langi.
Kunjungan tim Kanwil Kemenkumham Jabar tersebut berlangsung pada Senin hingga Selasa, tanggal 17-18 Juli 2023. Mereka diterima oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bekasi, Muhamad Susanni, beserta timnya yang terdiri dari Tim Zona Integritas, Operator Survei Kepuasan Masyarakat, dan Operator P2HAM. Dalam pertemuan tersebut, tujuan dari kegiatan monitoring dan evaluasi ini disampaikan kepada pihak Lapas untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan.
-
Selama kunjungan, tim Kanwil Kemenkumham Jabar menyampaikan hasil survei 3AS Balitbang HAM di Lapas Kelas IIA Bekasi. Hasil survei tersebut mencakup angka IPK-IKM sebesar 17,01/16,98 dengan jumlah responden 15 orang, dan angka Indeks Integritas sebesar 96,59 dengan jumlah responden 28 orang. Tim Kanwil memberikan penekanan terhadap peningkatan jumlah responden survei Integritas Organisasi menuju target minimal 30 responden setiap bulannya.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Taletting Langi juga menekankan pentingnya pelayanan publik berbasis HAM (P2HAM) di Lapas Kelas IIA Bekasi. Tim Kanwil memberikan saran dan tindak lanjut kepada Lapas untuk selalu mengutamakan penghormatan, perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan HAM (P5HAM) dalam memberikan layanan kepada pengunjung dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan langkah konkret dalam memastikan pemenuhan zona integritas Lapas Kelas IIA Bekasi menuju WBK-WBBM. Tim Kanwil memberikan saran dan tindak lanjut kepada Lapas Kelas IIA Bekasi untuk terus meningkatkan partisipasi responden survei, memperhatikan kriteria pelayanan publik berbasis HAM, serta melakukan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan dalam pemenuhan Data Dukung P2HAM.
Melalui kegiatan ini, Kemenkumham Jabar yang dipimpin oleh R. Andika Dwi Prasetya dan ditindaklanjuti oleh Andi Taletting Langi menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Lapas Kelas IIA Bekasi dan memastikan implementasi prinsip HAM yang adil dan berkeadilan dalam setiap aspek pelayanan.