BANDUNG, NAWACITAPOST.COM - (Senin, 23/05/2022). Jajaran Kemenkumham Jabar terus berlomba dalam kontestasi Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM sesuai dengan yang dicanangkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi/Birokrasi yaitu memastikan Satuan Kerja yang mengikuti Kontestasi Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM bebas dari KKN dan memberikan Pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
-
Dalam tinjauannya di Kanim Bandung, Inspektur Wilayah II Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM R.I Ahmad Rifai didampingi Kepala Divisi Keimigrasian Yayan Indriana, Kepala Divisi Administrasi Anggiat Ferdinan, Kepala Bagian Program dan Humas Toni Sugiarto melihat alur proses permohonan paspor, layanan keimigrasian serta fasilitas penunjang yang dimiliki dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurut Ahmad Rifai ada beberapa catatan kecil bagi Kanim Bandung dalam Kontestasi ini yang Rifai yakin semua itu bisa dipenuhi dengan baik oleh Kanim Bandung untuk kedepannya.
-
Di Rupbasan Bandung Rifai menekankan akan pentingnya pelayanan mengingat Rupbasan Bandung sekarang mengikuti Kontestasi WBBM, dimana Raihan Predikat WBK telah diraih di tahun 2020. Saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan Rupbasan Bandung. Tetap semangat dalam bekerja tingkatkan kembali kinerja serta maksimalkan pelayanan yang dimiliki.
-
Akhiri kunjungan, Inspektur Wilayah II tinjau kesiapan Lapas Banceuy dalam menghadapi Kontestasi Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Di Lapas Banceuy, Rifai melihat adanya kesiapan dari Lapas Banceuy untuk meraih WBK /WBBM, tetapi Rifai menitikberatkan pada survey kepuasan masyarakat agar lebih menjaga dan ditingkatkan kembali. Selain itu, Rifai melihat fasilitas penunjang yang dimiliki Lapas Banceuy serta kesiapan panitia pembangunan Blok Hunian baru yang ditujukan untuk rehabilitasi WBP kasus Narkoba.