Majalengka, NAWACITAPOST.COM-
Berawal adanya laporan masyarakat terkait adanya pelayanan yang kurang maksimal di puskesmas, Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi di dampingi Plt BKPSDM melaksanakan inspeksi mendadak guna melihat langsung pelayanan Puskesmas Munjul Kecamatan Majalengka.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi mengatakan bahwa dalam sidak tersebut pihaknya menemukan adanya pelayanan yang tidak maksimal oleh Puskesmas Munjul.
"Sidak kali ini dilakukan dalam rangka sejauh mana pelayanan kesehatan dalam penanganan penurunan stunting di Kabupaten Majalengka dan akan terus dilakukan pengecekan terhadap stake holder yang lainnya terkait penanganan stunting di Majalengka ini," ungkap Dedi Supandi, Selasa(24/09/2024).
Pada sidak kali ini Dedi Supandi dibuat kecewa. Pasalnya, Kepala Puskesmas tidak berada ditempat tugasnya. Dia menilai pelayanan berjalan dengan baik dan tidak terhambat.
"Pentingnya manajemen kepemimpinan yang dinilai kurang baik dimana komunikasi dalam kantor dirasa kurang baik dan ini terbukti dengan tidak sinkronnya data tentang penurunan stunting di wilayah Puskesmas Munjul dimana antar penanggungjawab saling lempar untuk menjawab data tersebut sehingga bagaimana mau menangani stunting apabila datanya saja tidak tahu, seharusnya tenaga kesehatan yang berada di puskesmas sebagai ujung tombak harus lebih tahu, tapi ini saling lempar," ungkapnya.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat itu juga menyoroti adanya ketidakharmonisan di internal Puskesmas Munjul itu menjadi preseden buruk bagi pelayanan kesehatan.
"Kecewa karena tidak ada di tempat atau belum datang padahal ini jam kerja untuk melayani. Bagaimana mau meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat jika pimpinannya yaitu kepala Puskesmas tidak datang tepat waktu," tegasnya.
Dengan adanya ketidak disiplinnya Kepala Puskesmas itu, dengan tegas dirinya akan melakukan proses lebih jauh sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pasalnya, Pemkab Majalengka akan menaikkan penghasilan tambahan bagi tenaga kesehatan.
"Ini akan saya laporkan ke Kepala BKPSDM selaku penanggungjawab kepegawaian dan akan segera ditindaklanjuti sesuai aturan dan norma kepegawaian apalagi ini berkaitan dengan TPP untuk tenaga kesehatan yang akan dinaikan," ucapnya.
Pj Bupati menghimbau kepada seluruh ASN di Kabupaten Majalengka harus terus meningkatkan kinerjanya dan jangan berleha-leha dalam menjalankan tugasnya.
Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Gatot Sulaeman menambahkan bahwa adanya laporan dari masyarakat terkait kinerja pegawai di puskesmas sehingga Pj Bupati melakukan sidak.
"Kita akan memberikan surat panggilan untuk kepala puskesmas terkait sidak tadi, dan akan dijadikan pegangan bagi BKPSDM untuk memberikan teguran atau surat peringatan sesuai dengan hasil keterangan nanti," tandasnya.(Defri Ardiansyah)