TASIKMALAYA, NAWACITAPOST.COM - Kakanwil Kemenkumham Jabar, Sudjonggo, masih bersama Kadivmin Kemenkumham Jabar, Anggiat Ferdinan, dan Kabag Umum, Eva Gantini, laksanakan Monitoring Evaluasi di Lapas Tasikmalaya, baik memberikan pengerahan maupun meninjau Fasilitas dan Pendistribusian Makanan Buka Puasa Warga Binaan di Lapas Tasikmalaya pada Rabu, (20/04/2022).
-
Sebelum memberikan penguatan kepada jajaran Lapas Tasikmalaya, Sudjonggo bersama Anggiat Ferdinan dan Eva Gantini melaksanakan Inspeksi terhadap fasilitas dan pelayanan yang diberikan Lapas Tasikmalaya kepada masyarakat. Inspeksi dilakukan secara menyeluruh mulai dari pendaftaran sampai dengan fasilitas yang dimiliki seperti, Dapur, Bimbinngan Kerja, Ruan Perawatan tidak luput dari inspeksi Kakanwil Kemenkumham Jabar ini.
Dari hasil penelusuran dan Inspeksi di lapangan, Sudjonggo menilai bahwa di Lapas Tasikmalaya perlu adanya inovasi yang memberikan rasa aman dan kepastian akan barang yang dititipkan masyarakat kepada keluarga yang ada di dalam. Hal ini sejalan dengan tujuan Lapas Tasikmalaya dan kita semua yaitu memperoleh predikat WBK/WBBM yang merupakan penghargaan yang prestisius sebagai lembaga negara yang mengedepankan Pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjunjung tinggi kehormatan sebagai abdi negara yang jujur dan bebas dari korupsi.
-
Bagi Kadivmin Anggiat, kunjungan ke Lapas Tasikmalaya ini merupakan kali pertama sejak menjabat di Jawa Barat, menurutnya ini merupakan suatu kehormatan bisa bergabung dengan jajaran Kemenkumham Jabar. Lebih lanjut Anggiat memaparkan mengenai capaian realisasi anggaran Lapas Tasikmalaya yang dianggap bagus dan memenuhi persyaratan serta menjadi contoh bagi UPT Pemasyarakatan yang lain.
Proses Digitalisasi sekarang sudah merupakan bagian dari Target Kinerja dalam mendukung E-Government dan Less Paper. Anggiat terus menyemangati jajaran Lapas Tasikmalaya untuk tetap pantang menyerah mendukung Zona Integritas menuju WBK/WBBM dengan inovasi-inovasi yang baru. Kabag Umum Eva menambahkan bahwa arsip dalam kelembagaan sangat penting, untuk itu diperlukan pengorganisasian arsip dalam mempermudah dan mempercepat memperoleh data. Proses digitalisasi terus dilakukan dalam mendukung E-Government.