NAWACITAPOST.COM - Program rehabilitasi sosial bagi Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru Tahun Anggaran 2024 resmi ditutup, Selasa (10/9).
Kegiatan tersebut ditutup secara resmi oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asai Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Selatan, Said Mahdar.
Dalam laporannya, Kepala Sub Seksi Perawatan sekaligus program manager rehabilitasi sosial, Dedy Safitri, menjelaskan program rehabilitasi sosial telah berjalan selama enam bulan yang diikuti 100 Warga Binaan dengan bimbingan 4 Konselor Adiksi.
Ia mengatakan dalam pelaksanaannya Lapas Banjarbaru bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarbaru dan Yayasan Roemah Pelita Bangsa.
"Selama menjalani program rehabilitasi sosial, Warga Binaan telah melalui berbagai tahapan layanan rehabilitasi sosial, diantaranya skrining kesehatan dan asesmen, tes urine, edukasi tentang NAPZA, morning meeting dan wrap up, konseling individu, terapi kelompok, bimbingan rohani, sport activity, reactional hour, serta family support group," jelas Dedy.
Lebih lanjut, Dedy mengatakan program ini bertujuan untuk membantu warga binaan memulihkan diri dari kecanduan narkoba.
"Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan kualitas hidup para peserta yang diukur menggunakan instrumen WHO Quality of Life/WHOQoL dan tes urine akhir oleh seluruh peserta dengan hasil negatif," imbuh Dedy.
Sementara itu, Kepala Lapas Banjarbaru, I Wayan Nurasta Wibawa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama yang sangat baik antara petugas dengan pihak eksternal dan Warga Binaan adalah kunci keberhasilan program rehabilitasi sosial ini.
"Kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang sudah membantu pelaksanaan program rehabilitasi sosial dari awal hingga akhir," tutur Wayan.
"Semoga setelah ditutup program ini, teman-teman nanti bisa jadi duta narkoba di dalam Lapas dan mengajak Warga Binaan lainnya untuk meninggalkan jauh-jauh persoalan narkoba, karena semua itu tidak ada gunanya dan hanya memberikan masalah kepada diri sendiri, keluarga, dan negara," harap Wayan.
Menutup program rehabilitasi sosial di Lapas Banjarbaru, Kadivpas Kanwil Kemenkumham Kalsel, Said Mahdar, mengapresiasi komitmen Warga Binaan dan tim rehabilitasi yang bekerja keras dalam mengimplementasikan program ini.
“Semoga seluruh peserta program rehabilitasi sosial ini dapat pulih dari kecanduan dan ketergantungan narkoba sehingga dapat mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan mental yang lebih sehat dan produktif,” ucap Said Mahdar.
Artikel Terkait
Dua Pegawai Lapas Banjarbaru Terima Penghargaan Pegawai Teladan
Lapas Banjarbaru Jadi Objek Studi Tiru Karutan Kelas IIB Marabahan
Lapas Banjarbaru Bersinergi dengan TNI-Polri dan BNN Wujudkan P4GN melalui Razia Kamar Hunian Warga Binaan
37 Warga Binaan Lapas Banjarbaru Dilatih Jadi Kader Kesehatan
Sinergi UPT Pemasyarakatan, Lapas Banjarbaru Terima Studi Tiru Lapas Narkotika Karang Intan