Jumat, 5 Juni 2026

Waspada Metabolic Syndrome, Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kemenkumham Sumut Gelar Skrining Kesehatan WBP

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Kamis, 23 Desember 2021 | 15:47 WIB
Padangsidimpuan, NAWACITAPOST.COM - Sindrom Metabolik seperti Diabetes, Obesitas, Asam Urat, Hypertensi dan Kolesterol kerap kali menyerang warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kurangnya aktivitas fisik dan ruang lingkup yang terbatas membuat imun warga binaan rentan terkena berbagai macam penyakit.

Baca Juga : Lapas Kelas III Gunungtua Kanwil Kemenkumham Sumut, Ikuti Kegiatan Pelaksanaan Apel Siaga Perayaan Nataru


Sindrom metabolik adalah sekelompok gangguan kesehatan yang terjadi secara bersamaan. Gangguan itu meliputi peningkatan tekanan darah tinggi, penumpukan lemak di perut, serta kenaikan kadar gula darah, kolesterol, dan trigliserida.

Seseorang dikatakan menderita sindrom metabolik atau metabolic syndrome jika mengalami sedikitnya tiga dari lima kondisi, yaitu hipertensi, hiperkolesterolemia, trigliserida tinggi, diabetes, dan obesitas. Bila berlangsung dalam jangka panjang, sindrom metabolik bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Namun, perkembangan sindrom metabolik dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat setiap hari.

Menyikapi hal tersebut, Lapas Kelapas IIB Padangsidimpuan bekerja sama dengan Puskesmas Pijorkoling rutin mengadakan skrining atau pemeriksaan dini kepada WBP di Klinik Pratama Lapas Padangsidimpuan. Kamis, (23/12/21).

Tak bisa dipungkiri, pemeriksaan kesehatan sangatlah penting bagi setiap orang. Dengan mendeteksi lebih awal maka penanganan terhadap penyakit pun dapat dengan cepat ditangani.

Pemeriksaan diikuti oleh 50 orang Warga binaan dengan usia diatas 40 tahun serta warga binaan wanita yang langsung ditangani Tim medis yang diawali dengan pengukuran berat badan, lingkar pinggang, tensi, dan cek gula darah serta cek kolesterol.

Pelaksanaan Skrining pun disambut baik oleh Kalapas Padangsidimpuan, melalui Kasubsi Perawatan Narapidana, M. Zulkaply Siregar. Ia berterima kasih kepada Puskesmas Pijorkoling beserta Tim Medis yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan.

“Semoga momen terbaik ini bisa dimanfaatkan oleh warga binaan dan kerja sama antara Lapas dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Pijorkoling dapat berjalan dengan baik,” Ujar M. Zulkaply Siregar.

Kedepannya, Skrining akan tetap rutin dilakukan mengingat terus bergantinya Warga Binaan yang berada di Lapas Padangsidimpuan dan demi menjamin kesehatan para warga binaan Lapas.

(Humas Lapasid)

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini