Baca Juga : Lapas Kelas III Kotanopan Kanwil Kemenkumham Sumut Koordinasi Dengan Dinas Perikanan Kabupaten Mandailing Natal
Mengusung tema “Mengawal Kinerja Semakin BerAKHLAK” menjadi harapan kedepan kiranya Kemenkumham mampu menjadi Lembaga yang Berorientasi pada pelayanan yang Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.
Diawali dengan pembacaan do’a sebagai bentuk pengharapan dan kerendahan hati kiranya apa yang menjadi cita-cita pemimpin terdahulu hingga saat ini dapat terlaksana dengan baik.
Inspektur Jenderal Kemenkumham RI, Ir. Razilu, M.Si, selaku Pelaksana Kegiatan dalam laporannya menegaskan, di usia 55 tahun Inspektorat Jenderal Kemenkumham mencerminkan tingkat kematangan yang selalu bertransformasi ke arah yang lebih baik dan berkontribusi positif untuk mewujudkan “Zero Pengaduan, Zero Penyimpangan dan Zero Penyelewengan.”
“Di usia yang matang ini, kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas segala kontribusi dari Irjen pertama hingga Irjen ke-15, yang telah menjadikan Inspektorat Jenderal sebagai Entitas Pengawasan yang Andal, Profesional dan Berintegritas,” Tegas Razilu.
Sebagai tindak lanjut Responsif, Inovatif dan Aplikatif atas instruksi dan arahan Menkumham RI, dibentuk PANCA KOMITMEN yang fokus utamanya mengawal, menjamin dan memastikan terwujudnya keagungan Kemenkumham yang : Memiliki kinerja tinggi yang minim penyimpangan dan pengaduan serta insan yang berintegritas dan kompeten.
Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Prof. Yasonna H. Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D. dalam sambutannya dan sekaligus membuka kegiatan tersebut, agar insan pengayoman mampu memberi kontribusi dan nilai lebih bagi Kemenkumham.
“Sebagai insan pengayoman harus mampu memberi kontribusi dan nilai lebih bagi Kemenkumham, kualitas kinerja memanglah penting, namun integritas kerja adalah hal yang paling utama. Memiliki inteligensi, energi dan integritas adalah kunci dan kontribusi yang tinggi terhadap kemajuan suatu instansi,” Ucap Menkumham.
Menkumham juga menegaskan, kedepannya fungsi Itjen harus lebih banyak melakukan pendampingan dan konsultasi, bukan lagi pemeriksaan untuk mencari temuan. Pastikan bahwa kompetensi dan integritas aparatur pengawas internal Kemenkumham mampu mengawal, mendampingi dan mendorong peningkatan kinerja serta mampu menjadi problem solver permasalahan yang dihadapi satuan kerja.
Kegiatan tersebut juga sekaligus launching aplikasi digital E-MAWAS (Elektronik Manajemen Pengawasan) dan dilanjut dengan pemotongan tumpeng oleh Menkumham yang selanjutnya diserahkan kepada Inspektur Jenderal pertama, Bapak Oesman Sahidi, SH.
(Humas Lapasid)