Baca Juga : Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah
Yang ada malan Condrat itu mendapat kecaman berbagai pihak. Salah satunya dari Lidawati Hutagalung yang menikah dengan Pria Nias St. Martinus Gea, berikut pernyataan tegasnya:
Simak berita lainnya di Youtube NAWACITA TV
SAYA BORU BATAK ASLI YANG MENIKAH DENGAN PUTRA NIAS
Nama saya: Lidawati Hutagalung
Lahir di Silangkitang – Kec. Sipoholon Kab. Tapnuli Utara, Tahun 1983,
dari pasangan: Ayahku, bernama SANGGAM HUTAGALUNG (Almarhum)
Dan Ibuku bernama SETIA R. SIHOMBING.
Baca Juga : LBH HIMNI Laporkan Condrat Sinaga yang Diduga Menghina Suku Nias
Saya Menikah dengan Putra Nias Asli bernama St. MARTIANUS GEA, S.Pd.K., dari Tanaya’o, Desa Banuagea, Kec. Tuhemberua – Kab. Nias Utara.
Sebelum menikah, saya mengenal SUAMIKU pada bulan Nopember Tahun 2002; Namun resmi menjalin hubungan ‘berpacaran’ dengannya yakni mulai Tgl. 5 Januari 2005 sampai 15 September 2008 (selama kurang lebih 4 (empat) tahun lamanya); Sejak itu saya mulai menyelidiki dan mengenali secara mendalam karakternya secara pribadi, kebiasaan dan kareakter suku Nias, Keluarganya dan lain-lain.
Kami menikah (Pemberkatan Nikah dan Pesta Perkawinana Adat Batak Toba) pada Selasa Tgl. 16 September 2008 di Silangkitang Kec. Sipoholon Kab, Tapanuli Utara;
Dan baru kami MALAM PERTAMA pada malam hari Sabtu Tgl. 20 September 2008 yang adalah malam setelah kami selesai melaksanakan Acara/Pesta kali ke dua di Tanaya’o - Nias Utara (Dalam bah. Nias: Pesta adat wangawuli furi). Saat itulah saya diperkenalkan kepada seluruh keluarga, kerabat, dan masyarakat dari suamiku, dan saya didandan dengan mengenakan seperangkat ‘Baju Adat Nias’ dengan sebutanku saat itu ‘Bene’o’.
Sekaitan dengan PERNYATAAN dari Pemilik Akun Facebook An. CODRAT SINAGA itu, yakni:
“Budaya Nias itu sangat rentan masuknya/intervensi iblis ya, termasuk tari perang; dia menari aja sudah perang apalagi yang lain....dst”.
Dengan ini saya berkomentar, bahwa pernyataam Pemilik Akun Facebook An. CODRAT SINAGA itu, adalah sama dengan PERNYATAAN ORANG TOLOL. MULUTNYA ASAL NGOMONG, PADAHAL DIA TIDAK MENGERTI APA DAN BAGAIMANA ITU TARI PERANG, UNTUK APA TARI PERANG ITU, DLL. Dari mana pula masuknya iblis ke dalam tarian seperti itu? Intinya dia hanya bisa ngoceh tetapi tidak memiliki bukti.
“Ibu itu menceritakan kepada Saya, ternyata di Nias itu ada masih berlaku hukum yang menghormati orang tua yang memberikan kepada orangtua... yang meberikan kepada orangtua yang terbesar...ketika anak laki-laki menikah isterinya harus...perawannya harus dikasih sama bapaknya...itu mengerikan”.
Saya mau sampaikan bahwa: “sejak saya mengenal suamiku yang adalah PURA NIAS, hingga kami menikah..... hingga kami malam pertama...dikampungnya (Tanaya’o)/rumah orangtuanya, malam kedua... ketiga... keempat.... kelima... kesepuluh.... keseratus....dst sampai detik ini:
KEPERAWANAN SAYA bahkan seluruh badanku ini, TIDAK DINIKMATI, TIDAK DISENTUH ATAU DIAPA-APAIN oleh MERTUA saya laki-laki atau siapapun pihak keluarga suamiku, bahkan sampai detik ini (sudah memiki anak: 3 laki-laki dan 2 perempuan).
Jangankan KEPERAWANANKU DINIKMATI, DISENTUH ATAU DIAPA-APAIN TUBUHKU ini, jika bicara saja pun (mertuaku laki-laki, mertuaku perempuan, nenegu, sibayagu, akhigu, onombene’ogu atau sipapun) cukup sopan dan penuh santun.
Selama aku menjadi isteri dari suamiku yang notabene adalah dari suku Nias: Aku, diriku sangat dihormati dan diperbuat secara sopan oleh seluruh pihak keluarga suamiku (baik laki-laki maupun perempuan) bahkan seluruh masyarakat Nias yang aku kenal (baik di Pulau Nias maupun di perantauan cukup berlaku sopan dalam bertindak dan berbicara.
Kebiadaban mulut Pemilik Akun Facebook An. CODRAT SINAGA itu, adalah TIDAK BENAR, TIDAK PERNAH TERJADI, JUGA TIDAK PERNAH SAYA ALAMI dan saya pikir omongan itu adalah OONGAN ORANG BIADAB yang sengaja untuk MENGHINA suku lain agar terjadi PERMUSUHAN antara Suku Nias dengan Suku Batak.
Kepada Pemilik Akun Facebook An. CODRAT SINAGA: Aku orang batak dan kau juga orang Batak; JANGAN PERMALUKAN ORANG BATAK.
Jika otak kau kurang ajar jangan menghina suku lain, cukup dirimu saja yang kau hina; jika seperti itu yang kau berlakukan dalam keluargamu...jangan alihkan ke suku lain, ingat itu.
Pemilik Akun Facebook An. CODRAT SINAGA: unang-unang si songoni na masa didirim ate, alai dipabali ho tu jolma...?
Bapak/Ibu/Ga’a/Akhi/ dan Seluruh Masyarakat Nias, secara khusus Mado GEA (PSG), ini adalah PERNYATAAN dan KESAKSIAN HIDUP yang kualami sebagai Puri Batak Toba yang telah menikah menjadi isteri seorang Putra Nias, agar tidak mencakupkan seluruh marga atau suku batak dalam kasus ini, tetapi cukuplah kepada Kepada Pemilik Akun Facebook An. CODRAT SINAGA itu.
Demikian dan Terimakasih.
Salam Dariku:
LIDAWATI HUTAGALUNG
(Isteri dari St. MARTIANUS GEA, S.Pd.K.).
Sumber : WA Group LBH FONNA.
Terkait lainnya. Kecaman secara jalur hukum sudah dilakukan DPP HIMNI melalui LBH HIMNI melalui Direktur Hukumnya, Wiradarma Harefa ke Polda Metro Jaya dengan laporan polisi bernomor la LP/B/5162/X/2021/SPKT POLDA METRO JAYA Senin 18 Oktober 2021.
Yang dilaporkan bahwa Conrat telah Menyebarluaskan informasi yang menimbulkan rasa kebencian, permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas SARA.
Dan dikenakan PASAL 28 ayat 2 Jo. PASAL 45A ayat 2 UU NO. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE
Dan atau PASAL 4 Jo. PASAL 16 UU RI No. 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi RAS dan ETNIS.