Sabtu, 25 Juli 2026

WBP Lapas Parepare Produktif Dengan Budidaya Tanaman Hidroponik

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Jumat, 20 Agustus 2021 | 14:21 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Pembinaan Kemandirian Lapas Parepare terus digalakkan, Pagi tadi warga binaan mengikuti pelatihan budidaya tanaman sistem Hidroponik melalui media paralon. Seperti yang diketahui hidroponik merupakan teknik bercocok tanam yang modern tanpa media tanah hanya menggunakan air.

Bercocok tanam secara Hidroponik tidaklah sesulit yang dibayangkan, selain caranya yang mudah diterapkan bahan-bahan yang dibutuhkan juga mudah diperoleh bahkan dapat dirakit dari bahan bekas. Oleh karena itu, bertani secara Hidroponik dapat menjadi alternatif pemenuhan pangan khususnya di dalam Lapas.

Untuk memaksimalkan kegiatan, Lapas Parepare mendatangkan mentor, salah seorang tenaga pengajar pada salah satu universitas di kota Parepare.

Terlebih dulu peserta pelatihan dibekali dengan pengetahuan tentang Hidroponik yang dipandu langsung oleh mentor. Pada tahap ini Instruktur memperkenalkan secara sederhana konsep Hidroponik sekaligus alat dan bahan yang digunakan.



Kemudian dilanjutkan dengan praktek penanaman tanaman hidroponik dengan wadah paralon. Nantinya wadah paralon tersebut akan ditanami beberapa jenis sayuran seperti sawi, selada dan kangkung namun sebagai tahap awal hanya menyemai bibit selada. Adapun tekhnik yang digunakan yaitu dengan sistem NFT (Nutrient Film Technique).

Dr.Azis Ambar, S.P.,M.P. (Mentor) menyampaikan kegiatan ini kedepannya akan berkelanjutan. "kami masih berkunjung kembali pada saat proses pemindahan bibit ke wadah paralon. Tahap-tahap selanjutnya masih kami lakukan pendampingan sehingga seluruh tahapan berhasil dilaksanakan," katanya

-


Tidak hanya itu peserta yang dinyatakan lolos pada pelatihan ini akan mendapatkan sertifikat yang nantinya dapat digunakan ketika berada diluar.

Kasi Giatja, Abdullah berharap para peserta tetap Antusias mengikuti pelatihan ini mengingat Pembinaan Keterampilan Hidroponik merupakan kali pertama dilaksanakan di Lapas Parepare. Kemudian Ia menyampaikan bahwa meskipun dihadapkan pada situasi pandemi saat ini, namun kami terus berupaya agar tetap produktif salah satunya memberikan bekal pengalaman kepada WBP agar dapat bermanfaat nantinya.

(Kornelius Wau)

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Pria Meninggal Mengapung di Sungai Siak

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB