Sabtu, 25 Juli 2026

Petugas dan Kakanim Kelas III TPI Labuan Bajo Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Senin, 16 Agustus 2021 | 23:16 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Kepala Kantor dan Pegawai Kantor Imigrasi Kelas III TPI Labuan Bajo mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia di Jakarta secara langsung melalui kanal youtube. Pidato Kenegaraan ini berlangsung sebanyak 2 (dua) kali. Pada pidatonya, Beliau menyampaikan kondisi Indonesia saat ini yang sedang berjuang melawan pandemi Covid-19. Oleh karena itu, rapat ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Pidato kedua Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo membahas mengenai Penyampaian RUU APBN 2022 disertai Nota Keuangan dan Dokumen Pendukung lainnya Pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI yang dibuka oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani.  Sidang tahunan ini berlangsung terbatas dan secara hybrid.



Pada sidang ini, Jokowi mengungkapkan detail target pemerintah mulai dari asumsi makro, pendapatan dan belanja negara. Banyak hal yang menjadi sorotan, seperti pertumbuhan ekonomi, pemerintah menargetkan sekitar 5 persen sampai 5,5 persen.

Kemudian besaran inflasi pada tahun depan sebesar 3 persen. Jokowi juga menuturkan pencapaian kebijakan fiskal yang tetap ekspansif, Pemerintah siapkan 6 (enam) fokus utama dalam kebijakan APBN 2022.

Keenam fokus utama tersebut, yakni pertama, tetap memprioritaskan sektor kesehatan dalam masa pandemi Covid-19. Kedua, menjaga agar program perlindungan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan tetap terlaksana. Ketiga, memperkuat agenda peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.

Keempat, Infrastuktur akan tetap dibangun dibarengi dengan kemampuan adaptasi teknologi. Kelima, penguatan desentralisasi fiskal untuk peningkatan dan pemerataan kesejahteraan antar daerah. Keenam, melanjutkan penerapan zero-based budgeting.

Anggaran kesehatan yang telah direncanakan sebesar Rp 255,3 triliun, atau 9,4 persen dari belanja negara, anggaran perlindungan sosial dialokasikan sebesar Rp 427,5 triliun, dan anggaran pembangunan infrastruktur sebesar Rp384,8 triliun.

Dengan adanya prioritas dalam APBN tahun 2022 tersebut, diharapkan dapat mendukung percepatan pemulihan sosial-ekonomi, infrastruktur, serta kesehatan, khususnya menekan laju peningkatan Covid-19 di Indonesia. Meskipun demikian, pemerintah harus tetap bersiap dan waspada untuk mengahadapi tantangan global lainnya.

(Kornelius Wau)

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Pria Meninggal Mengapung di Sungai Siak

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB