Kamis, 4 Juni 2026

Perlu Strategi Tingkatkan Nilai Produk Indikasi Geografis agar Berdampak Secara Ekonomi

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Kamis, 13 Juni 2024 | 09:37 WIB
Pakar Indikasi Geografis
Pakar Indikasi Geografis

NAWACITAPOST.COMIndikasi Geografis terdaftar diharapkan dapat berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui sektor ekonomi kreatif berbasis produk dan kearifan lokal. Perlu sejumlah strategi untuk peningkatkan nilai produk Indikasi Geografis agar dampak ekonominya berkelanjutan.

Demikian dikemukakan Surip Mawardi, pakar Indikasi Geografis sekaligus pengajar pada Program Studi Doktoral Fakultas Pertanian, Universitas Jember pada sesi diskusi Forum Indikasi Geografis Nasional dalam rangka Peringatan Hari Kekayaan Intelektual se-Dunia Tahun 2024 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu-Kamis (12-13/6).

Jajaran Kanwil Kemenkumham NTB yang dipimpin Kabid Pelayanan Hukum Puan Rusmayadi turut serta dalam sesi diskusi tersebut. Selain Surip, sejumlah pembicara lintas sektoral juga dihadirkan untuk mengupas tantangan dan peluang Indikasi Geografis di Indonesia.

"Strategi yang perlu diterapkan yakni penguatan organisasi dan fungsi organisasi pemilik kekayaan intelektual Indikasi Geografis. Selain itu penerapan sistem jaminan mutu serta kerunutan produk Indikasi Geografis secara konsisten," ujar Surip.

Baca Juga: Selain Kopi Nusantara, Ini Daftar Lengkap Indikasi Geografis Unggulan Indonesia Serta Uni Eropa

Surip melanjutkan, perlu juga upaya untuk memperbanyak produksi barang siap konsumsi/siap pakai. Pelaku usaha juga harus melakukan diversifikasi dan perbaikan kemasan produk Indikasi Geografis.

Terakhir, kata Surip, pelaku usaha perlu giat melakukan promosi produk Indikasi Geografis dan perbaikan layanan penjualan. "Jangan dilupakan bangun aliansi bisnis dengan produsen produk Indikasi Geografis lain," tambahnya.

Surip menuturkan, Indonesia memiliki banyak produk yang potensial untuk didaftarkan sebagai produk Indikasi Geografis. Banyak produk spesifik dari Indonesia yang diekspor ke luar negeri sehingga membuka peluang ekspor produk Indikasi Geografis ke mancanegara.

"Masyarakat juga semakin paham pentingnya pendaftaran produk Indikasi Geografis. Selain itu, perdagangan produk Indikasi Geografis di Asia Pasifik juga semakin meningkat. Oleh karenanya peluang-peluang tersebut harus dioptimalkan," jelasnya.

Baca Juga: Kekayaan Intelektual Expo 2024, Pamerkan 138 Produk Indikasi Geografis Indonesia dan Uni Eropa

Terpisah, Kakanwil Kemenkumham NTB Parlindungan mengatakan, jajarannya akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan di wilayah serta akan melakukan komitmen bersama pendaftaran dan perlindungan Indikasi Geografis dan Kekayaan Intelektual di NTB.

Menkumham Yasonna H Laoly mengatakan, Indikasi Geografis memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi wilayah dengan meningkatkan nilai jual produk dan membuka peluang ekspor. 

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini