Minggu, 19 Juli 2026

Polda Sumbar Ungkap Kasus Perampokan Bersenjata

Photo Author
Putri Kartika Zebua, Nawacita Post
- Rabu, 31 Januari 2024 | 16:48 WIB
DITRESKRIMUM Polda Sumbar berhasil menangkap tiga tersangka perampokan sadis bersenjata api (PUTRI KARTIKA ZEBUA)
DITRESKRIMUM Polda Sumbar berhasil menangkap tiga tersangka perampokan sadis bersenjata api (PUTRI KARTIKA ZEBUA)

- DITRESKRIMUM Polda Sumbar berhasil menangkap tiga tersangka perampokan sadis bersenjata api di Kecamatan Batu Belah, Kabupaten Kampar, Riau, pada Sabtu (27/1/2024).

Dalam penangkapan terhadap tersangka yang selama ini sangat meresahkan masyarakat tersebut terjadi saling tembak, satu perampok tewas dan dua lainnya berhasil ditangkap.

Sementara dari dua orang petugas kepolisian juga mengalami luka tembak dibagian tangan Aiptu Edi Jumarno anggota Resmob.

Baca Juga: Ledakan di Rumah Sakit SPH Bukan Karena Bom

Sedangkan satu personil Polres Padang Pariaman Aiptu Hendri Haryono, juga dihujani peluru di area body vest bagian dada oleh tersangka saat disergap. Beruntung, personil tersebut memakai body vest (rompi anti peluru), sehingga empat peluru yang ditembakan perampok tidak melukai tubuh petugas.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Suhayono, S.Ik. SH saat memimpin

Dalam Konferensi pers Kapolda Suharyono mengatakan, penangkapan berawal dari adanya informasi dari dua orang tersangka sindikat perampokan yang sebelumnya telah ditangkap pada tanggal 25 Januari 2024 Pukul 11.35 WIB, masing-masing inisial IS (34) dan inisial MZ (39) di KM 2 dan KM 6, Kec. Tapung Jalan. Garuda sakti, Provinisi Riau.

Kemudian dari dua tersangka dilakukan pengembangan. Selanjutnya Gabungan Tim Opsnal Ditreskrimum Polda Sumbar dan Resmob Polda Riau berhasil mengantongi alamat tersangka. Melakukan penyelidikan terhadap satu orang tersangka lainnya yang ikut terlibat perampokan di wilayah Kab. Agam (DPO), Kota Bukittinggi (DPO) Kab. Solok dan Kota Pariaman.

"Dari tahun 2021 sampai 2024 tersangka diketahui sudah 5 kali melakukan aksinya dan sudah jadi buronan kelompok inisial RC.

"Pelaku sudah beberapa kali melakukan aksi curas yang rata-rata sasarannya adalah toko emas, atau pedagang emas," kata Irjen Pol Suharyono.

Saat proses penangkapan terhadap RC sempat terjadi baku tembak. Bahkan ada anggota polisi yang tertembak.

"Andai kata tidak pakai body vest bisa tewas juga anggota kami. Karena membahayakan, maka tidak segan-segan melakukan tembakan yang mematikan. Itu sudah sesuai dengan SOP nya," terang Kapolda.

Polda saat ini tengah melakukan penelusuran terkait asal senjata api jenis FN dan senjata rakitan yang ditemukan pada tersangka itu.

"Masih kami telusuri dari mana asalnya senjata tersebut," ujarnya.

Kapolda menjelaskan, tersangka RC yang dikabarkan akan dibawa ke Aceh untuk dimakamkan, diketahui jenazah RC di bawa ke Solok.

Halaman:

Editor: Putri Kartika Zebua

Sumber: Berbagai Sumber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pria Meninggal Mengapung di Sungai Siak

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB