Rabu, 27 Mei 2026

Kakanwil Kemenkumham Babel Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ibu ke-95, Ini yang Disampaikan

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Jumat, 22 Desember 2023 | 22:10 WIB
Kakanwil Kemenkumham Babel Turut Peringati Hari Ibu ke-95 (Dok. Kemenkumham Babel)
Kakanwil Kemenkumham Babel Turut Peringati Hari Ibu ke-95 (Dok. Kemenkumham Babel)

NAWACITAPOST.COM – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Bangka Belitung (Kakanwil Kemenkumham Babel), Harun Sulianto menjadi Inspektur Upacara, di Aula Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pangkalpinang, Jumat (22/12).

Bertindak sebagai Perwira Upacara yaitu Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Pangkalpinang, Hani Anggraeni. Serta Komandan Upacara yaitu Kepala Subbidang Bimbingan dan Pengentasan Anak Kanwil Kemenkumham Babel, Rita Ribawati.

Menyampaikan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Bintang Puspayoga), Kakanwil Kemenkumham Babel, Harun Sulianto mengatakan jika Upacara Peringatan Hari Ibu (PHI) diperingati untuk mengenang dan menghargai perjuangan perempuan Indonesia dalam merebut dan mengisi kemerdekaan, yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Baca Juga: Kakanwil Kemenkumham Babel Serahkan Penghargaan KKP HAM Kepada Pemda Belitung dan Belitung Timur

PHI bagi bangsa Indonesia bukanlah “mother’s day”, karena PHI didasari oleh momentum Kongres Perempuan Pertama pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

Kongres tersebut merupakan sebuah titik penting pergerakan perempuan yang menandai babak baru bangkitnya gerakan perempuan Indonesia untuk berorganisasi secara demokratis tanpa membedakan agama, etnis, dan kelas sosial.

“Momentum bersejarah ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Ibu oleh Presiden Soekarno melalui Keputusan Presiden 316 Tahun 1959. Maka, PHI di Indonesia esensinya untuk mengapresiasi seluruh perempuan Indonesia, atas peran, dedikasi, serta kontribusinya bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” ucapnya.

Baca Juga: Kakanwil Kemenkumham Babel Lantik Majelis Pengawas Daerah Notaris Kota Pangkalpinang

Disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, diperingatinya Hari Ibu setiap tahunnya diharapkan dapat menjadi daya ungkit untuk mendorong semua pemangku kepentingan dan masyarakat luas, agar memberikan perhatian dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.

PHI mengingatkan kita semua bahwa keadilan, kesejahteraan dan perdamaian yang kita dambakan tidak akan pernah tercapai tanpa peran serta perempuan.

“Dengan mempertimbangkan kondisi dan isu-isu prioritas hingga saat ini, PHI ke-95 Tahun 2023 mengangkat tema ‘Perempuan Berdaya, Indonesia Maju’,” ujar Harun meneruskan pesan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Baca Juga: Dua Satuan Kerja Kemenkumham Babel Raih Penghargaan dari Menkumham

Di Indonesia, telah banyak kaum perempuan yang memiliki peran dan posisi strategis yang awalnya terkesan mustahil dilakukan perempuan. Hal tersebut membuktikan bahwa perempuan mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri juga mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of change).

Lebih lanjut disampaikan, pergerakan perempuan dalam pembangunan, tidak terlepas dari dukungan semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat. Untuk itu, semua upaya dan langkah diharapkan mampu berjalan sesuai dengan prinsip "equal partnership”, bagaimana perempuan bersama kaum laki-laki berperan membangun bangsa, sekaligus juga berperan aktif membangun kesejahteraan.

Halaman:

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini