"Kami ingin menjadikan bioskop mini ini lebih nyaman dan representatif. Harapannya, dengan kapasitas yang lebih besar, semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati layanan ini," tuturnya.
Dengan perpaduan antara literasi digital, perpustakaan inklusif, dan inovasi mini teater, Majalengka semakin mengukuhkan diri sebagai daerah yang unggul dalam budaya membaca.
"Ke depan, upaya pengembangan perpustakaan ini diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia dan menjadikan literasi sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat," tandasnya.(Defri Ardiansyah)