Kamis, 4 Juni 2026

Apa Itu Hoarding Disorder dan Penyebabnya?

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Jumat, 6 Oktober 2023 | 22:34 WIB

NAWACITApost.com - Hoarding disorder dapat mengganggu kehidupan sehari-hari individu yang terkena dampaknya, serta mengancam kesehatan dan keamanan mereka. Pengobatan yang efektif untuk penderita hoarding disorder biasanya melibatkan terapi.

Hoarding disorder merupakan gangguan mental. Penderitanya senang menyimpan atau menumpuk barang secara berlebihan.

Barang-barang yang dikumpulkan penderita hoarding disorder biasanya tidak memiliki nilai sama sekali. Untuk lebih jelasnya, ketahui apa itu hoarding disorder dan penyebabnya berikut ini.

Apa itu hoarding disorder?


Hoarding disorder adalah gangguan mental yang membuat penderitanya menyimpan dan menumpuk barang tidak berguna secara berlebihan. Penderita hoarding disorder menganggap barang itu akan berguna di kemudian hari, mengingatkan pada suatu peristiwa, atau merasa aman ketika dikelilingi benda-benda tersebut.

Penderita hoarding disorder biasanya menyimpan banyak benda, seperti koran atau majalah, perlengkapan rumah tangga, bahkan pakaian yang sudah kotor dan rusak. Hal ini membuat tempat tinggalnya sempit karena terisi penuh dengan benda-benda yang ditimbun.

Hoarding disorder ini berbeda dengan orang yang hobi mengoleksi barang. Orang yang hobi mengoleksi barang biasanya meletakan atau menyimpan barang yang dikoleksi secara teratur sehingga tidak menyebabkan kekacauan.

Penyebab Hoarding Disorder


Penyebab hoarding disorder belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi ini.

Berikut beberapa penyebab hoarding disorder:

  • Mengalami gangguan mental, seperti depresi, skizofrenia, dan gangguan obsesif kompulsif (OCD)

  • Dibesarkan dalam keluarga yang tidak mengajari cara memilah barang

  • Memiliki keluarga yang juga menderita hoarding disorder

  • Pernah ditinggalkan oleh orang yang dicintai

  • Pernah mengalami kesulitan ekonomi

  • Pernah mengalami kehilangan harta benda akibat kebakaran atau bencana alam


Penderita hoarding disorder umumnya jarang memeriksakan diri ke dokter karena merasa tidak ada yang salah atau janggal dengan perilakunya. Jika keluarga atau orang terdekat Anda menunjukkan gejala kondisi ini, ajaklah mereka untuk berkonsultasi ke dokter. Semoga informasi ini bermanfaat.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini