Kamis, 4 Juni 2026

Bukan Musuh. Ini 4 Manfaat Tersembunyi dari Cabai

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Jumat, 4 Oktober 2024 | 11:29 WIB
Manfaat cabai
Manfaat cabai

NAWACITAPOST.COMManfaat cabe bagi sistem pencernaan mungkin belum banyak diketahui. Meski sering dianggap sebagai penyebab gangguan perut, cabe sebenarnya memiliki banyak manfaat, termasuk menjaga kesehatan saluran cerna dan mencegah berbagai masalah pencernaan.

Makanan pedas, yang sering kali dibuat dari cabe (Capsicum annuum), sudah sangat populer di Indonesia. Cabe hadir dalam berbagai jenis, warna, ukuran, dan tingkat kepedasan.

Di Indonesia, tanaman yang satu keluarga dengan paprika ini biasa dikonsumsi dalam bentuk lalapan, sambal, chili oil, atau bahkan dijadikan cabe bubuk.

Di balik rasanya yang pedas, cabe menyimpan banyak nutrisi penting, seperti protein, karbohidrat, lemak, serta beragam vitamin dan mineral, termasuk vitamin A, B6, C, dan kalium.

Baca Juga: Kebakaran Melanda Mal Ciputra, Jakarta Barat: Operasional Ditutup Sementara

Selain itu, cabe juga mengandung antioksidan kuat seperti capsanthin, violaxanthin, lutein, asam sinapat, dan asam ferulat.

Manfaat Cabe untuk Sistem Pencernaan

Berkat kandungan nutrisi dan antioksidannya, cabe menawarkan berbagai manfaat untuk kesehatan, termasuk menjaga fungsi sistem pencernaan. Berikut beberapa manfaat utama cabe bagi pencernaan:

  1. Memperlancar pencernaan
    Zat capsaicin yang memberikan sensasi pedas pada cabe membantu merangsang produksi air liur, sehingga mempermudah proses pencernaan dengan memecah makanan menjadi potongan yang lebih halus, sehingga nutrisi lebih mudah diserap oleh tubuh.
  2. Meredakan peradangan usus
    Capsaicin dalam cabe memiliki sifat antiradang yang mampu merangsang produksi zat kimia bernama anandamide, yang dapat mengurangi peradangan di usus, termasuk dalam kondisi seperti kolitis ulseratif dan penyakit Crohn. Meski begitu, manfaat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
  3. Meningkatkan bakteri baik dalam usus
    Capsaicin juga dipercaya dapat meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus, yang berperan melindungi sistem pencernaan dari gangguan seperti konstipasi dan peradangan usus. Namun, manfaat ini masih perlu dikaji lebih mendalam.
  4. Mencegah tukak lambung
    Meskipun sering dikaitkan dengan tukak lambung, cabe tidak selalu menjadi penyebabnya. Bahkan, capsaicin dalam cabe dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri H. pylori yang menyebabkan luka pada lambung, serta meningkatkan produksi lendir pelindung lambung. Namun, bagi penderita tukak lambung, cabe sebaiknya dihindari karena dapat memperparah gejala.

Selain manfaat bagi pencernaan, cabe juga berperan dalam menurunkan risiko penyakit jantung, mengontrol tekanan darah, menurunkan berat badan, dan menurunkan kadar kolesterol.

 

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini