Kamis, 4 Juni 2026

Ketahui Penyebab, Gejala dan Cara Deteksi Dini Kanker Payudara

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Rabu, 27 April 2022 | 12:41 WIB

Jakarta, Nawacitapost.com - Kanker payudara adalah pertumbuhan abnormal sel-sel payudara yang terkadang dapat dirasakan sebagai benjolan atau massa yang disebut tumor.

Tumor terjadi ketika sel-sel payudara membelah tanpa terkendali dan menghasilkan jaringan tambahan. Suatu tumor payudara dapat bersifat jinak (tidak bersifat kanker) atau ganas (bersifat kanker).

Belum diketahui apa yang menyebabkan sel kanker tumbuh di payudara. Tetapi, ada sejumlah faktor yang bisa membuat seseorang berisiko terkena penyakit ini, di antaranya memiliki berat badan berlebih, menstruasi terlalu muda, dan memiliki kebiasaan merokok.

Melansir dari Mountelizabeth.com, Sel-sel yang bersifat kanker dapat menyebar di dalam payudara, ke kelenjar getah bening di ketiak Anda, dan ke bagian tubuh Anda yang lainnya.

-


Gejala kanker payudara dapat meliputi satu atau lebih dari hal-hal berikut ini:
• Benjolan yang tidak menimbulkan rasa nyeri pada payudara
• Pendarahan atau keluar cairan yang tidak biasa dari puting
• Kulit payudara yang tertarik ke dalam atau mengkerut
• Gatal dan ruam yang terus-menerus di sekitar puting
• Puting yang tertarik ke dalam
• Kulit payudara yang membengkak atau menebal


Kanker payudara merupakan satu dari sedikit kanker yang dapat dideteksi oleh pasien di rumah melalui pemeriksaan sendiri. Pasien harus mengenal wujud, bentuk, dan rasa pada perabaan payudara, sehingga ia dapat mengetahui bila terjadi perubahan, misalnya terdapat benjolan.

Pemeriksaan sendiri secara teratur dapat membantu mendeteksi kanker payudara secara dini sebelum kanker menyebar, dimana hal ini biasanya membantu untuk keberhasilan pengobatan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai pemeriksaan sendiri:
• Pemeriksaan payudara sendiri sebaiknya dilakukan tiap bulan, sekitar satu minggu setelah dimulainya masa menstruasi yang terakhir.
• Bila pasien tidak lagi mengalami menstruasi, maka ia sebaiknya melakukan pemeriksaan sendiri pada tanggal yang sama tiap bulan, misalnya tiap tanggal satu.
Ketka melakukan pemeriksaan sendiri, pasien harus mencari apakah teradapat :
• Benjolan, pembengkakan, atau penebalan pada payudara atau ketiak
• Perubahan ukuran atau wujud salah satu payudara
• Kulit payudara atau puting yang tertarik ke dalam
• Ruam yang tak kunjung sembuh atau perubahan pada kulit di sekitar puting
• Perubahan yang belum lama terjadi pada puting, misalnya inversi atau retraksi
• Keluarnya darah atau cairan yang tidak wajar dari puting
• Kemerahan atau nyeri pada kulit payudara
• Pembuluh darah yang menonjol pada permukaan payudara
• Bengkak yang tidak wajar pada salah satu lengan atas
• Pembesaran kelenjar getah bening di daerah ketiak dan tulang selangka

Periksalah apakah terdapat perubahan yang terlihat pada payudara dan puting dengan memutarnya perlahan-lahan dari sisi yang satu ke sisi yang laiin dan rasakan dengan rabaan apakah terdapat perubahan pada daerah payudara, ketiak, dan tulang selangka.

Bila Anda menemukan benjolan pada payudara Anda, atau Anda menduga bahwa ada kemungkinan Anda menderita kanker payudara, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan seorang dokter dan menjalankan tes secara mendalam seperti mamogram.

Mamogram
Mamogram adalah suatu prosedur skirining yang menggunakan mesin khusus untuk mengambil gambar payudara dengan sinar X. Gambar yang diperoleh dari sinar X memungkinkan untuk mendeteksi tumor yang bersifat kanker yang tidak dapat dirasakan oleh tangan, atau benjolan pada payudara yang belum bersifat kanker namun dapat berkembang menjadi tumor yang bersifat kanker.

MRI Payudara
MRI (pencitraan resonansi magnetik) payudara merupakan prosedur skrining khusus yang mengambil gambar payudara menggunakan medan magnetik yang kuat dan gelombang radio. MRI payudara bukanlah pengganti mamogram.

Pengobatan Kanker Payudara
Bergantung pada stadium kanker payudara yang diderita, Anda mungkin direkomendasikan untuk menjalani operasi untuk membuang tumor. Operasi ini dapat berupa:
• Operasi dengan mempertahankan payudara:
Lumpektomi – membuang kanker dan sebagian jaringan di sekitarnya
1. Kuadrantektomi – membuang 1/4 payudara yang mengandung benjolan dan jaringan di sekitarnya
• Mastektomi – membuang seluruh payudara

Pengobatan lainnya meliputi:
• Terapi obat untuk menghancurkan sel-sel kanker
Kemoterapi
1. Terapi hormonal
2. Terapi yang ditargetkan
• Terapi radiasi (menggunakan sinar X berenergi tinggi) untuk menghancurkan sel-sel kanker
• Rehabilitasi
Dukungan gizi dan pola hidup untuk membantu penyembuhan Anda
1. Latihan bahu dan perawatan lengan untuk mencegah kekakuan dan pembengkakan.

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini