Kamis, 4 Juni 2026

China Berhasil Kloning Kucing Yang Sudah Mati

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Selasa, 12 April 2022 | 11:15 WIB

Jakarta, Nawacitapost.com – Seorang dari China, Huang Yu telah kehilangan kucing kesayangannya jenis British Shorthair bernama Gerlic mati di usia 2,5 tahun. Ia mengambil keputusan untuk membuat cloning kucingnya.

Huang Yu meminta Cue Sinogene, sebuah perusahaan cloning hewan yang berada di Beijing, China untuk mengkloning kucing kesayangannya itu. Perusahaan ini sudah mengkloning lebih dari 40 anjing peliharaan. Untuk mewujudkan keinginan costumer nya, perusahaan Cue Sinogene menggunakan Teknik Cloning Sel Somatik.

-


Melansir dari Kompas.com, Merogoh biaya sekitar 35 ribu dollar atau setara dengan Rp 491,5 juta, para ilmuwan berhasil menciptakan Garlic 2.0 pada 21 Juli lalu. Para ilmuwan mengambil sel-sel kulit Garlic dan menanamkannya ke sel telur kucing, teknik ini menghasilkan 40 embrio kloning.

Setelah hampir satu tahun para ilmuwan melakukan pengujian, akhirnya mereka bisa mentransfer embrio ke kucing pengganti yang tengah mengandung selama 66 hari. Garlic 2.0 akhirnya lahir pada 21 Juli 2019 lewat kelahira normal dan genetik seluruhnya berasal dari sel somatik dari Garlic yang sudah mati.

Para ahli berkata, mereka telah mengamati Garlic baru selama hampir sebulan, dan melaporkan Garlic dalam kondisi fisik yang baik dan tak berbeda dengan anak kucing lain secara alami.

Chen Benchi, kepala tim eksperimen Sinogene mengatakan bahwa embrio-embrio itu ditempatkan pada empat kucing pengganti atau yang biasa disebut surrogate mother. Tiga di antaranya mengalami keguguran dan satu berhasil menghasilkan kloningan Garlic.

Kepala eksekutif Sinogene, Mi Jidong mengatakan perusahaannya memutuskan untuk mulai mengkloning hewan peliharaan pada 2015 setelah melakukan survei terhadap sekitar 1.000 orang yang menunjukkan adanya permintaan tersebut.

Selama ini, perusahaan itu telah mengkloning lebih dari 40 anjing dengan biaya masing-masing sekitar 53 ribu dolar atau setara dengan Rp 744 juta, serta beberapa hewan peliharaan lain untuk penelitian medis.

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini