Jumat, 29 Mei 2026

Tak Jadi Mudik Akibat Corona? Gunakan Dana THR-nya secara Bijak

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Jumat, 15 Mei 2020 | 07:48 WIB
NAWACITAPOST- Penyebaran virus Corona semakin meluas dan telah menjangkau keseluruhan 34 provinsi yang ada di Indonesia, sehingga pemerintah pun melarang masyarakat mudik saat Lebaran nanti. Larangan untuk tidak mudik Lebaran yang bertujuan untuk mencegah penyebaran virus Corona ini memang terasa berat apalagi bagi mereka yang sudah rutin mudik setiap Lebaran.

Namun ada manfaat dibalik tidak bisa mudik karena pandemi Corona ini, selain bisa memutus rantai penularan Covid-19, masyarakat juga bisa memanfaatkan dana yang akan disiapkan untuk berbagai hal lainnya yang bermanfaat secara bijak.

Country Manager Rumah.com Marine Novita mengungkapkan, di saat pandemi Corona seperti sekarang ini lebih baik masyarakat tidak mudik dan bisa menggunakan dananya secara bijak untuk hal lain yang bermanfaat dalam jangka panjang seperti menambah tabungan dan investasi, dana darurat atau membeli rumah misalnya.

“Bagi yang masih punya pekerjaan dan masih mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) sebaiknya bisa menggunakannya secara bijak. Alih-alih membelanjakan THR dan dana lainnya untuk kebutuhan konsumtif seputar Ramadan dan Lebaran, sebaiknya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan primer, pangan, sandang dan papan,” jelas Marine dalam keterangan tertulis, Jumat (15/5/2020).

Selama tiga tahun terakhir dan juga tahun ini, Ramadan dan Lebaran berlangsung pada kuartal kedua tiap tahunnya. Pada periode tersebut, terlihat tren penyesuaian harga rumah yang cenderung seragam.

Rumah.com Indonesia Property Market Index menunjukkan bahwa harga properti pada kuartal II 2017 hingga 2019, indeks menunjukkan bahwa harga properti terus mengalami kenaikan, yaitu sebesar 1,07 persen pada kuartal II 2017, pada kuartal II 2018 sebesar 1,14 persen dan pada kuartal II 2019 sebesar 2,17 persen.

Baca Juga : Terjerat Kasus Penipuan, Istri Brigadir Polda Lampung Resmi Dilaporkan

Secara historikal, setiap bulan Ramadan dari tahun ke tahun penjualan properti relatif cenderung turun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Pola ini terbentuk dari kebiasaan para calon pembeli yang akan menunda melakukan transaksi hingga satu bulan setelah Lebaran, dan akan polanya akan naik lagi hingga mendekati tahun baru. Apalagi seperti saat ini sedang berlangsung pandemi Corona maka penjualan properti akan semakin turun dibandingkan periode Ramadan sebelumnya.

Tren pasar properti yang siklikal ini, menurut Marine, bisa dimanfaatkan para pencari properti untuk mendapatkan rumah dengan harga terbaik. Pada periode ini, pasar properti akan berpihak kepada pembeli. Sehingga daya tawar dari pengembang cenderung lebih lemah terhadap pembeli, baik itu pembeli untuk ditinggali maupun pembeli untuk investasi.

Pada periode ini, pengembang biasanya menawarkan banyak promo, bonus, serta kemudahan-kemudahan lainnya oleh karena itu pembeli disarankan untuk bernegosiasi dengan penjual untuk bisa mendapatkan harga yang kompetitif.

 

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini