Jakarta, NAWACITA- Lingkungan yang penuh dengan tekanan dapat memengaruhi suasana hati. Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk menanganinya. Namun, untuk memperbaiki dan meningkatkan suasana hati saat-saat seperti itu, cobalah berharap kebahagiaan untuk orang-orang sekitar.
Cara seperti ini dibahas dalam sebuah terbitan di Journal of Happines Studies. Seperti yang dilansir dari Today, ketika orang diminta menghabiskan 12 menit yang diisi dengan hening dan berharap kegiatan orang lain berjalan dengan baik, ternyata tingkat kecemasannya menurun dan kebahagiaannya menjadi lebih besar. Tak hanya itu, empati pun lebih banyak dan tingkat kepedulian dan keterhubungannya dengan orang lain menjadi lebih tinggi.
Seorang profesor psikologi di Iowa State University, Douglas Gentile, mengatakan, teknik ini membantu mengubah emosi orang dengan menempatkan perasaan mereka "di antara" orang lain, bukannya memisahkan diri dari orang lain.
Seseorang ingin hidup dalam masyarakat dan dalam kebaikan, tetapi lupa dan terfokus pada diri sendiri. Keterpusatan pada diri membuat kita lupa akan lingkungan dan abai akan situasi orang disekitar kita.
Chade–Meng Tan, mantan insinyur Google yang menciptakan kursus kesadaran mengatkan bahwa hal terbaik yang bisa dilakukan untuk segera memperbaiki suasana hati adalah mengamati orang-orang yang berjalan di sekitar dan berkata pada diri: "Saya berharap orang itu bahagia".
Untuk menguji keberhasilan cara itu, peneliti merekrut 496 siswa secara acak untuk mencobanya. Kelompok pertama mencoba teknik 'cinta-kebaikan' selama 12 menit yang cukup untuk menghadirkan efek. Dimana mereka ditugasi untuk menghubungkan diri dengan orang yang mereka lewati.
Lalu, ada kelompok pembanding yang memperhatikan orang lewat dan memikirkan cara hidup mereka yang mungkin lebih baik daripada kehidupan orang asing. Idenya adalah Anda bisa merasa lebih baik karena seseorang selalu lebih buruk. Untuk kelompok lainnya ada di bagian pengawasan, yang hanya berjalan berkeliling dan melihat orang lewat.
Setelah itu, semua siswa mengikuti tes mengukur tingkat kecemasan, kebahagiaan, kepuasan hidup, empati, keterhubungan, dan kepedulian mereka. Kelompok 'cinta kebaikan' tampak lebih dapat meningkatkan suasana hati dan kebahagiaan sambil menurunkan kecemasan daripada kelompok pengawasan.
Sementara, teknik keterkaitan hanya meningkatkan perasaan hubungan sosial. Dan, teknik perbandingan sosial ke bawah tidak membuat orang merasa lebih baik.
Editor: Admin 1
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Kamis, 28 Mei 2026 | 19:50 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 18:47 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 | 17:43 WIB
Rabu, 11 Maret 2026 | 15:40 WIB
Rabu, 11 Maret 2026 | 12:28 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 21:38 WIB
Senin, 9 Maret 2026 | 19:14 WIB
Rabu, 4 Maret 2026 | 12:30 WIB
Minggu, 22 Februari 2026 | 19:37 WIB
Minggu, 22 Februari 2026 | 19:04 WIB
Minggu, 22 Februari 2026 | 18:53 WIB
Minggu, 6 Juli 2025 | 18:01 WIB
Minggu, 25 Mei 2025 | 15:44 WIB
Senin, 19 Mei 2025 | 09:54 WIB
Senin, 19 Mei 2025 | 09:21 WIB
Jumat, 16 Mei 2025 | 09:41 WIB
Selasa, 13 Mei 2025 | 16:27 WIB
Selasa, 13 Mei 2025 | 10:31 WIB
Jumat, 9 Mei 2025 | 13:55 WIB
Senin, 5 Mei 2025 | 14:23 WIB