"Itu Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2024 kalau nggak salah. Menurut Pak Kades sih itu 2024," imbuh Wisnu.
Wisnu mengungkapkan bahwa, Kades Putren terkadang sulit dihubungi melalui sambungan telepon, dikarenakan handphonenya terkadang ditinggal keluar dan kadang dibuat mainan oleh anaknya.
"Kok panjenengan sih mas, kadang saya juga sulit kok menghubungi, kadang hp-nya ditinggal, kadang juga dibuat mainan anaknya. Berdasarkan informasi yang saya terima, namun biasanya telepon balik kok," ujarnya.
Sementara Joko Siswanto Kades Putren ketika didatangi di Kantor Desa Putren untuk diwawancarai, dia enggan menyampaikan penjelasan apapun kepada tim awak media.
"Nggak saya tidak akan menyampaikan apapun sekarang, Rabu saja nanti ketemu saya, tak kondisikan, dan hari Rabu nanti saya jelaskan," kata Joko Siswanto sembari meninggalkan tim awak media dari ruang kerjanya ke ruangan lain, pada Senin (30/6/2025).
Ikuti dan dapatkan berita terupdate dari Sakera Kakanper PT Media Nawacita Indonesia (MNI) Nganjuk dan Kediri, Jawa Timur, langsung dari ponselmu, pada situs berita www.nawacitapost.com, melalui aplikasi Facebook, silahkan klik disini, dan disini, juga melalui aplikasi Twitter atau X, silahkan klik disini, pastikan dua aplikasi tersebut sudah terinstall pada ponselmu