Pembengkakan
Sulit bernapas
Jika Anda mengalami tanda-tanda alergi setelah menelan sperma, konsultasikan ke dokter untuk mengetahui langkah selanjutnya yang harus dilakukan.
Apakah mengandung protein?
Walau sperma memang mengandung protein, jumlahnya sangat sedikit. Sebuah studi dari tahun 2013 membuktikan, setiap 100 ml sperma, hanya mengandung 5.040 mg protein.
Rata-rata, saat pria berejakulasi, sperma yang dihasilkan hanya mencapai 5 ml, yang berarti, hanya ada 252 mg protein di sana.
Mengandung kalori
Sama seperti keju, cokelat hitam, hingga telur, sperma ternyata juga mengandung kalori, walau jumlahnya sedikit. Setiap satu sendok sperma, hanya mengandung 5-7 kalori.
Bisakah meningkatkan suasana hati?
Menelan sperma ternyata berpotensi meningkatkan suasana hati. Terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa sperma mengandung zat-zat antidepresan. Seperti endorfin, estrone, prolaktin, oksitosin, hormon pelepas tirotropin hingga serotonin.
Namun, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk menjelaskan mekanisme menelan sperma dalam meningkatkan suasana hati.
Menelan sperma bisa membuat kelelahan?
Sperma mengandung melatonin, hormon natural yang dirilis oleh tubuh untuk mengatur siklus tidur. Hal inilah yang mungkin menimbulkan rasa kelelahan pada orang yang menelan sperma.
Ditambah lagi, setelah berhubungan seksual dengan pasangan, tubuh merasa letih. Belum ada penelitian yang menjelaskan dampak menelan sperma terhadap rasa lelah yang dialami seseorang.
Berisiko terkena penyakit menular seksual