Minggu, 27 September 2026

FEKDI x IFSE 2026 Ditutup, Talenta dan Konektivitas Jadi Mesin Ekonomi Digital

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Minggu, 27 September 2026 | 12:37 WIB

Surabaya, NAWACITAPOST.COM — Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026) resmi ditutup. Gelaran ini mencatat sekitar 30.000 pengunjung, lebih dari 30 seminar dan talkshow, serta 340 business and talent matching.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, menegaskan transformasi digital tidak cukup hanya mengandalkan teknologi dan infrastruktur. Talenta unggul serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar ekonomi digital mampu memberi dampak nyata.

Selama tiga hari, FEKDI x IFSE 2026 mempertemukan otoritas, industri, akademisi, pelaku usaha dan talenta digital untuk mendorong inovasi, konektivitas serta penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital nasional.

Dari sisi konektivitas global, Indonesia memperluas sinergi QRIS Antarnegara melalui inisiasi Indonesia-Hong Kong dan Indonesia-Timor Leste. Langkah ini memperkuat posisi Indonesia dalam membangun ekosistem pembayaran digital regional yang semakin terhubung.

BI juga memperkuat Indonesia Travel Pack untuk memudahkan wisatawan mancanegara bertransaksi di Indonesia, termasuk wisatawan dari negara yang belum masuk cakupan QRIS Antarnegara.

Pada hari pertama, FEKDI x IFSE 2026 menyoroti sinergi pusat dan daerah melalui TPID/TPIP serta TP2DD. Fokusnya menjaga stabilitas harga sekaligus mempercepat digitalisasi daerah sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi.

Hari kedua diarahkan pada pengembangan talenta melalui PIDI Digital Talent Expo, Business and Talent Matching, PIDI Hall of Fame dan berbagai ajang apresiasi. Program tersebut memperkuat kolaborasi pemerintah, industri dan akademisi dalam menyiapkan SDM digital.

QRIS Jelajah Kuliner

Penutupan FEKDI x IFSE 2026 juga diwarnai penghargaan bagi pemenang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) 2026. Ajang ini mendorong generasi muda memperluas literasi pembayaran digital sekaligus mempromosikan kuliner nusantara melalui konten kreatif.

“Melalui QRIS Jelajah Kuliner Indonesia, kami berharap generasi muda dapat terus berperan dalam memperluas akseptasi pembayaran digital sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner nusantara kepada masyarakat secara lebih luas,” ujar Filianingsih.

BI turut memberikan penghargaan QRIS STAR kepada merchant kuliner peserta QJI 2026. Penilaian mempertimbangkan rating dan jumlah ulasan Google Review serta volume transaksi QRIS.

Filianingsih menegaskan, semangat FEKDI x IFSE 2026 tidak boleh berhenti sebagai forum diskusi. Kolaborasi, inovasi, pengembangan talenta dan konektivitas harus diteruskan menjadi aksi nyata untuk membangun ekonomi dan keuangan digital yang inklusif dan memberi manfaat bagi masyarakat. ***

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini