Jumat, 5 Juni 2026

Update Keuangan Jatim: Perkembangan Ekonomi dan Realisasi Anggaran Tahun 2024

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Rabu, 20 Maret 2024 | 15:10 WIB
Press Conference terkait APBN KiTa Regional Jawa Timur s.d 29 Februari 2024. (Istimewa)
Press Conference terkait APBN KiTa Regional Jawa Timur s.d 29 Februari 2024. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Jawa Timur, menggelar Press Conference terkait APBN KiTa Regional Jawa Timur s.d 29 Februari 2024.

Bertempat di Aula Majapahit GKN Surabaya 1, giat yang dipimpin langsung oleh Sigit Danang Joyo selaku kepala perwakilan, diadakan secara Luring dan daring, serta dihadiri peserta dari Perwakilan Kementerian Keuangan, Prof. Rudi Purwono dan Media lokal Surabaya.

Dalam giatnya, Press Conference menyampaikan terkait Perkembangan Realisasi APBN Regional & APBD Konsolidasian.

Baca Juga: Direktorat Jenderal Pajak Himbau Masyarakat Waspadai penipuan atas nama DJP

Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada Triwulan IV-2023 mencapai 4,69% (yoy), menjadikannya sebagai kekuatan ekonomi ke-2 di Pulau Jawa. Investasi di Jatim terus tumbuh, dengan nilai investasi mencapai Rp45,04 triliun pada Triwulan IV-2023.

Tingkat inflasi Jatim bulan Januari 2024 mencapai 2,47%, namun terjadi deflasi 0,10% (m-to-m). Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara melalui Bandara Juanda pada Januari 2024 mengalami kontraksi 26,02%. Nilai tukar nelayan dan petani Jawa Timur juga mengalami perubahan.

Realisasi APBN Regional menunjukkan capaian yang baik, dengan surplus hingga Rp20,38 triliun atau 13,64% dari target. Realisasi APBD Konsolidasian se-Jatim mencapai Rp20,82 triliun hingga 29 Februari 2024.

Baca Juga: Apel Akbar DJP Jatim I, Kapolda Jatim Tekankan Sinergi dan Kinerja Terbaik untuk Capai Target 2024

Current Issue Kemenkeu Satu Jawa Timur

Penyaluran KUR dan UMi mencapai Rp6.759,97 miliar kepada 152.155 debitur. Realisasi Transfer ke Daerah juga mencapai pertumbuhan yang positif. Beberapa isu terkait penerimaan negara seperti pajak, bea cukai, dan PNBP lelang dan aset juga dibahas dalam siaran pers ini.

a. Perkembangan Ekonomi Regional Jawa Timur

1. Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur Triwulan IV-2023 sebesar 4,69% (yoy), sedikit melambat dibandingkan Triwulan III-2023. Namun demikian, Jawa Timur tetap menjadi kekuatan Ekonomi Ke-2 di Pulau Jawa dengan kontribusi 24,99% dan secara nasional berkontribusi sebesar 14,22% dari total PDB Indonesia di Trieulan IV-2023.

2. Investasi di Jatim konsistem tumbuh. Pada triwulan IV-2023 (Rilis 2 Februari) nilai investasi tercatat sebesar Rp45,04 T tumbuh 15,78% (q-to-q) dan 43,87% (y-on-y) yang terdiri dari PMA sebesar Rp24,33 T tumbuh 50,19% (q-to-q) dan 70,69% (y-o-y), sedangkan PMDN sebesar Rp20,71 T tumbuh 21,45% (y-o-y) namun terkontraksi -8,77% (q-to-q).

3. Tingkat Inflasi Jatim bulan Januari 2024 sebesar 2,47% (y-on-y) namun terjadi Deflasi 0,10% (m-to-m) dan 0,10% (y-t-d). Peristiwa yang mempengaruhi inflasi di bulan ini antara lain pada makanan, minuman, dan tembakau yang memiliki andil paling tinggi terutama beras karena cuaca yang tidak menentu dan rusaknya jalan menyebabkan kurangnya pasokan beras disejumlah wilayah.

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini