Kamis, 4 Juni 2026

TTL dan APTRINDO Perkuat Sinergi Optimalkan Terminal Booking System untuk Kelancaran Logistik

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Kamis, 4 Juni 2026 | 22:29 WIB

Fasilitas ini difungsikan sebagai tempat menunggu bagi pengemudi sebelum memasuki terminal sesuai jadwal layanan yang telah ditentukan.

Ketua DPC APTRINDO Kota Surabaya I Wayan Sumadita mengapresiasi keterbukaan manajemen TTL dalam menerima berbagai masukan dari pelaku usaha transportasi logistik.

"Komunikasi yang terbuka sangat penting agar setiap tantangan operasional dapat dipahami dari berbagai sudut pandang dan dicarikan solusi terbaik secara bersama-sama," ujarnya.

Dalam forum tersebut, APTRINDO juga menyampaikan sejumlah masukan dari anggotanya, antara lain kajian jalur pelayanan khusus untuk kontainer reefer guna mempercepat layanan kargo berpendingin,

pengembangan kapasitas buffer area untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, serta peningkatan koordinasi dengan perusahaan pelayaran terkait ketersediaan kontainer kosong bagi pelanggan.

Menanggapi hal tersebut, manajemen TTL menyatakan akan melakukan evaluasi bersama para pemangku kepentingan terkait guna mengkaji setiap usulan dari aspek operasional, keselamatan, efisiensi layanan, serta dampaknya terhadap kelancaran rantai logistik.

APTRINDO juga menyatakan siap mendukung berbagai kebijakan dan sistem operasional yang diterapkan terminal, termasuk mendorong kedisiplinan anggotanya dalam mematuhi jadwal layanan yang telah ditentukan.

Dukungan serupa disampaikan perwakilan perusahaan transportasi logistik Bigtrans, Mila, yang menilai pelayanan Terminal Teluk Lamong terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun.

"Secara umum pelayanan dan operasional di Terminal Teluk Lamong semakin baik dan semakin tertata. Ruang dialog seperti ini juga penting karena berbagai persoalan di lapangan dapat dibahas secara terbuka dan konstruktif," katanya.

Melalui forum tersebut, TTL dan APTRINDO sepakat untuk terus memperkuat koordinasi, sosialisasi, dan komunikasi berkelanjutan guna menciptakan sistem logistik yang lebih efisien, andal, dan berdaya saing, khususnya dalam mendukung kelancaran distribusi barang di Jawa Timur dan Indonesia secara umum. (wati )

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini