Sebaliknya, jika tindakan pengurangan ayam tua, dilakukan tanpa didasari data yang akurat, maka pada saat mendadak demang masyarakat meningkat, maka bisa jadi harga telur akan melambung dengan cepat.
Jika jagung import dapat masuk tepat waktu dengan harga yang wajar, maka HPP juga akan turun.
Kondisi saat, ini memasuki bulan November, sampai puncaknya di bulan Desember, berdasarkan catatan penjualan telur.
"Kami dari tahun ke tahun, demand / kebutuhan telur di masyarakat, dipastikan akan mengalami peningkatan, sehingga harga telurpun pasti akan merambat naik," katanya.
Dengan begitu, mereka berharap peternak saat ini, pertama masalah kesulitan jagung yang dialami oleh seluruh peternak layer saat ini segera dapat teratasi dengan upaya kedatangan jagung import tepat waktu dan harga yang wajar.
"Masyarakat dapat menerima dengan baik edukasi tentang usaha peternakan unggas dengan baik, sehingga jika terjadi kenaikkan harga telur, tidak serta merta menuduh peternak yang membuat kenaikkan harga, tetapi menyadari bahwa peternak hanya berupaya melaksanakan dan berusaha mempertahankan usahanya," paparnya.
Persoalan harga sangat tergantung dari faktor supply-demand dan faktor harga-harga di industri hulunya," pungkas Pak Yudi