daerah

Protes Mutasi Kepala Sekolah Berprestasi, MAKI Jatim Siap Gembok Pagar SMAN 10 Surabaya

Jumat, 18 Oktober 2024 | 16:58 WIB
Kepala Sekolah SMPN 10 Surabaya, Budi Santoso (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Budi Santoso, Kepala Sekolah SMAN 10 Surabaya, secara resmi berpamitan kepada para guru, komite sekolah, dan siswa dalam sebuah acara perpisahan pada Jumat pagi (18/10/2024).

Dalam acara tersebut, Budi menyampaikan bahwa ia akan melanjutkan tugas barunya di wilayah Pasuruan, sebagai bagian dari kebijakan mutasi pegawai negeri sipil.

Ditemui media ini, Budi menjelaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari tugas seorang pegawai negeri dan menerima keputusan ini dengan tanggung jawab.

Baca Juga: MAKI Jatim: Parodi Demokrasi di Debat Pilkada Surabaya 2024

"Mutasi adalah hal yang biasa bagi seorang pegawai negeri. Saya akan pindah ke tempat baru, dan saya hanya ingin berpamitan kepada guru-guru, komite, dan anak-anak di sini," ujar Budi.

Namun, keputusan mutasi Budi Santoso mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, terutama Komite Sekolah dan alumni. Ketua Komite Sekolah, yang juga merupakan alumni angkatan pertama, mengirimkan surat kepada BKD, PJs. Gubernur Adhy Karyono, Dinas Pendidikan, dan Inspektorat untuk meminta peninjauan ulang terkait mutasi ini.

Heru Satriyo, Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jatim, bahkan menyatakan mutasi ini tidak transparan dan mempertanyakan dasar penilaian yang digunakan oleh Dinas Pendidikan. "Mutasi seharusnya berdasarkan prestasi, bukan malah memindahkan kepala sekolah berprestasi ke daerah terpencil," tegas Heru.

Baca Juga: Kasus Korupsi Hibah: MAKI Minta KPK Usut Tuntas Keterlibatan Kadis Kominfo Jatim

Lebih lanjut, Heru mengancam akan menggembok pagar dan ruangan kepala sekolah di SMAN 10 Surabaya jika tidak ada jaminan untuk kepentingan pendidikan siswa.

“Bahwa kalau besok hari Senin saya selaku Ketua MAKI akan gembok pagar sekolah dan gembok ruangan kepala sekolah kalau tidak ada jaminan untuk anak-anak ini,” ujarnya.

Ketua Komite Sekolah berharap dukungan dari berbagai pihak dapat membawa dampak positif sehingga keputusan mutasi ini ditinjau kembali dan Budi mendapatkan penempatan yang sesuai dengan prestasinya. Dukungan dari alumni, masyarakat, dan media diharapkan akan menguatkan perjuangan ini. ***

Tags

Terkini