NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kota Surabaya memulai proyek pengaspalan secara bertahap, dimulai dari Jalan Ahmad Yani di depan Mal City of Tomorrow hingga ke Jalan Indrapura.
Proyek ini merupakan langkah strategis untuk memperbaiki infrastruktur jalan di Surabaya, yang selama dua dekade terakhir hanya mengandalkan metode tambal sulam.
Menurut rencana, pengaspalan akan dilakukan mulai dari pintu masuk Surabaya menuju Jalan Indrapura, melewati Jalan Kramat Gantung, hingga ke Grahadi dan Panglima Sudirman.
Baca Juga: Bangun Kota Berbasis Digital, Armuji: Pemkot Surabaya Catatkan Sejarah Baru
Total panjang jalan yang akan diaspal mencapai 21 kilometer, dengan fokus pada Jalan Ahmad Yani sepanjang 2.325 meter dan lebar 18 meter, yang ditargetkan selesai pada 14 Agustus 2024.
Wakil Walikota Surabaya, Armuji, menegaskan bahwa berbagai pekerjaan fisik ini penting untuk mendukung infrastruktur kota yang lebih baik, demi kenyamanan seluruh warga Surabaya.
"Kalau jalannya mulus, ekonomi juga akan berputar mulus. Kami turut senang jika warga Surabaya merasa nyaman dalam berkendara," ujar Armuji.
Baca Juga: Akhir Damai Konflik Petra dan Warga: Cak Ji: Jangan Sampai Terulang
Armuji juga menyebutkan bahwa proyek overlay jalan ini memerlukan dana sekitar Rp 50 miliar, dengan tujuan utama meningkatkan kualitas jalan di seluruh wilayah Surabaya.
"Pengaspalan ulang ini diharapkan lebih tahan lama dibandingkan metode tambal sulam yang sebelumnya diterapkan. Sekarang, ruas jalan protokol diaspal ulang," tegas Armuji.
Wakil Walikota Surabaya ini melakukan peninjauan langsung di lokasi proyek pada Senin (12/8) pukul 23.00 hingga berganti hari, sambil berkomunikasi dengan pengawas dan pekerja lapangan untuk memastikan bahwa pekerjaan berjalan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. ***