Kamis, 4 Juni 2026

Akhir Damai Konflik Petra dan Warga: Cak Ji: Jangan Sampai Terulang

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Selasa, 6 Agustus 2024 | 19:45 WIB

NAWACITAPOST.COM - Konflik berkepanjangan antara sekolah Petra Surabaya dan warga di tiga RW Komplek Perumahan Tompotika akhirnya berakhir dengan damai.

Terkait iuran keamanan yang menjadi sumber masalah, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan bahwa sekolah Petra tidak lagi diwajibkan membayar iuran sebesar Rp 32 juta kepada bendahara keamanan RW. Sebagai gantinya, sekolah tersebut akan menyalurkan dana CSR untuk kebersihan lingkungan dan bantuan keamanan.

Konflik ini awalnya dipicu oleh laporan warga mengenai masalah yang melibatkan sekolah SMP di Manyar Tirtomulyo.

Baca Juga: Konflik Warga Manyar dengan Sekolah Petra, DPRD Surabaya Minta Utamakan Kepentingan Anak Sekolah

Video tentang konflik ini, yang diunggah di akun TikTok Cak Ji, telah ditonton oleh 16,7 juta orang, mendapatkan 509 ribu likes, 46 ribu komentar, dan dibagikan sebanyak 21 ribu kali.

Video tersebut mendapat banyak respons positif dari warganet, meskipun ada beberapa komentar yang kurang baik.

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mengatakan bahwa seiring dengan kemajuan Surabaya, potensi konflik sosial juga meningkat. Oleh karena itu, diperlukan respons yang cepat, transparan, dan akomodatif terhadap keluhan masyarakat.

Baca Juga: Gibran Rakabuming dan Kehadiran Khofifah-Emil: Dukungan untuk Eri Cahyadi?

Pada Selasa pagi (6/8/2024), berbagai pihak diundang ke Balai Kota Surabaya, termasuk perwakilan RW Manyar Tompotika, Kelurahan Klampis Ngasem, Kecamatan Sukolilo, Dinas Perhubungan, Sekolah Petra, Kepolisian Sektor Sukolilo, dan Komisi C DPRD Kota Surabaya.

"Orang Surabaya itu ibarat udeng, tegas dan gamblang ramai di depan, lalu saat dicari solusi duduk bersama, selesai ya selesai," kata Armuji.

Armuji juga berharap masalah seperti ini tidak terulang lagi, karena dapat merugikan kepentingan warga Surabaya sendiri. Ia selalu berusaha memberikan respons cepat terhadap keluhan agar tidak berlarut-larut.

Baca Juga: Iuran RW Tompotika Tuai Kritik: DPRD Surabaya Pertimbangkan Langkah Hukum

"Jangan sampai kejadian lagi. Kalau ada yang kurang pas, sampaikan di depan sebagai sarana introspeksi," tegas Cak Ji.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan senyum dan saling bersalaman di antara semua pihak yang hadir. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini