daerah

Penguatan Literasi pada Anak, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Mendongeng 2024. Ini Link Pendaftarannya!

Rabu, 31 Januari 2024 | 23:22 WIB
Dispusip Kota Surabaya, mengadakan Lomba Mendongeng 2024 dengan tema (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kota Surabaya, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya, mengadakan Lomba Mendongeng 2024 dengan tema "Cerita Rakyat Surabaya" khusus bagi siswa-siswi kelas 4 atau 5 SD/Mi di Kota Surabaya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya, Mia Santi Dewi, menjelaskan bahwa Lomba Mendongeng atau Story Telling merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan meningkatkan literasi anak-anak di Kota Pahlawan.

"Story telling adalah cara agar anak-anak membaca, memahami, dan menyampaikan kembali. Lewat lomba ini, kami memberikan ruang agar mereka memiliki keberanian berbicara atau bercerita di depan orang banyak, lalu mengatur intonasi agar pesan dapat tersampaikan, termasuk berekspresi," ujar Mia pada Minggu (28/1/2024).

Baca Juga: Surabaya Perkuat Aqidah Agama, Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Selain meningkatkan literasi, Mia menjelaskan bahwa kegiatan tahunan ini juga bertujuan membentuk karakter anak dengan merangsang keterampilan bahasa, mengajarkan sikap, dan perilaku yang baik serta menanamkan nilai budaya positif.

"Kami ingin sejak dini, anak-anak terbiasa menceritakan tentang kebudayaan yang kita miliki. Lebih dari sekadar cerita, melalui mendongeng anak-anak dapat belajar tentang integritas dengan bercerita soal kejujuran untuk mengakui kesalahan atau menjaga kesehatan dan kebersihan lewat cara mencuci tangan," jelasnya.

Untuk mendukung literasi di Surabaya, Dispusip Kota Surabaya telah membuka layanan pembelajaran melalui program Gendis Sewu, yang fokus pada mendongeng dan menulis untuk anak-anak agar lebih tertarik membaca.

Baca Juga: Membangun Kota yang Lebih Baik, Wali Kota Surabaya Melantik Pengurus FMKKNS

"Kami terus melatih anak-anak mendongeng, sebenarnya ini juga suatu ajang mereka menunjukkan hasil yang telah dipelajarinya. Selain itu, mendongeng masih menjadi cara yang efisien dalam menyampaikan sesuatu hal," terangnya.

Para pemenang Lomba Mendongeng akan berkesempatan untuk berkompetisi di tingkat provinsi. Mia menjelaskan, "Di provinsi juga menyelenggarakan, biasanya nanti yang juara di level kota akan kami ikutkan di level provinsi."

Bagi anak-anak yang berminat mengikuti lomba ini, mereka harus memperhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku, seperti kelas peserta yang terbatas pada siswa kelas 4 atau 5 SD/Mi di Kota Surabaya, tema cerita rakyat Surabaya, pembuatan video mendongeng berdurasi 7 menit, dan pengambilan video terbaru tahun 2024 dalam bentuk landscape/mendatar.

Baca Juga: Sambut Tahun Baru Imlek 2024, Pemkot Surabaya Hiasi Kota Pahlawan dengan Ornamen Pecinan

"Peserta tampil menggunakan pakaian seragam sekolah pada hari tersebut. Peserta diperbolehkan menggunakan alat bantu atau peraga, serta menyampaikan sumber cerita secara lisan dalam video. Dongeng tidak mengandung unsur SARA, kekerasan, dan pornografi," tambahnya.

Pendaftaran dan pengumpulan video dapat dilakukan melalui link https://bit.ly/formlombamendongeng2024 dengan batas akhir pada 7 Februari 2024. Penilaian lomba mencakup aspek penguasaan materi, cara mendongeng, kemampuan mendongeng, dan penampilan peserta dalam mendongeng.

Halaman:

Terkini