NAWACITAPOST.COM - Pelaku penganiayaan, termasuk anggota pesilat yang terlibat dalam pengeroyokan di Jalan Tunjungan, kini menjalani proses hukum dan ditahan di Mapolda Jatim setelah diamankan oleh Polrestabes Surabaya.
Meskipun beberapa di antara mereka masih di bawah umur, proses hukum tetap berlanjut.
"Proses hukum akan terus berjalan, sesuai arahan Kapolrestabes dan Kapolda Jatim, untuk yang anak-anak tidak bisa restorasi justice (RJ). Semua pelakunya kini ditahan di Polda Jatim," kata AKBP Hendro Sukmoro, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Jumat (26/1/2024).
Baca Juga: Pedagang Sambut Baik Penataan THP Kenjeran: Abdul Ghoni Optimis Tingkatkan Omset
Enam pelaku pengeroyokan di Jalan Tunjungan tersebut adalah MAJ, NAF (Dibawah umur), SSNR (Dibawah umur), WF (Dibawah umur), MGP, dan IA.
Mereka ditahan setelah melakukan pengeroyokan terhadap dua orang korban yang mengalami luka serius, hingga harus menjalani penanganan medis intensif.
Pada 14 Januari 2024, perguruan silat IKSPI merayakan anniversary ke-44 dengan melakukan konvoi di Surabaya.
Baca Juga: Warga Surabaya Resah dengan Tarif Retribusi Prewedding di Alun-Alun
Saat konvoi, kelompok tersebut melakukan pengeroyokan di Jalan Tunjungan terhadap dua orang yang menggunakan hoodie hitam, yang dianggap mirip dengan atribut perguruan silat lainnya.
"Rombongan konvoi tersebut melakukan pengeroyokan terhadap dua orang (korban) dengan menggunakan palu dan pukulan tangan kosong hingga korban diseret dan hoodie yang dipakai salah satu korban dilepas paksa dan dibawa oleh salah satu pelaku," jelas Hendro.
Para pelaku mengaku peran masing-masing kepada polisi. MAJ melakukan pemukulan dengan palu sebanyak 4 kali, NAF melakukan pemukulan dengan tangan kosong sebanyak 4 kali, SSNR melakukan pemukulan dengan tangan kosong sebanyak 1 kali.
Baca Juga: Jejak Aksara Jawa di Pemkot Surabaya, 78 Kantor Pemerintahan Sudah Terpasang
Kemudian, WF membantu melakukan kejahatan dengan membonceng SSNR, MGP menyeret korban dan mengambil hoodie korban, dan IA membantu melakukan kejahatan dengan membonceng MGP. ***