daerah

Dampak Kekurangan Tenaga Kerja, Areal Semak, Hasil Kebun Kebun Kelapa Sawit KNES Senama Nenek Sangat Menurun, Pengurus Akan Lakukan RAT Atau RAL

Kamis, 22 Mei 2025 | 19:36 WIB
Foto Bendara Herman Mengawasi Penimbunan Jalan Produksi Kebun Kebun Kelapa Sawit KNES Senama Nenek Yang Rusak Dampak Hujan (NAWACITAPOST.COM)
  NAWACITAPOST COM  - Dengan luas Kebun Kelapa Sawit 2.800 hektar, Koperasi Nenek Eno Semama Nenek (KNES) Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, membutuhkan tenaga kerja sebanyak-banyaknya ditempatkan sebagai Pemanen dan bagian perawatan.
 
Kebun Kelapa Sawit KNES di wilayah Lindai Desa Senama Nenek, Kacamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar masuk dalam dari Pasar Suram dari Jalan Lintas Riau  kurang lebih 5 Km.
 
Saat ini kebun kelapa sawit KNES sangat kekurangan tenaga kerja, sehingga hasil menurun drastis, Areal Semak, buah kelapa sawit payah dikeluarkan, dihimbau anggota mempercayakan upaya pengurus yang kerja siang dan malam untuk melakukan yang terbaik.
 
 
"Dalam waktu yang tidak lama lagi juga Pengurus KNES akan melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) setelah berakhir kerjasama dengan PTPN sejak akhir Tahun 2024. Hal ini untuk koperasi berjalan dengan baik dan anggota tidak percaya isu yang tidak benar yang memecah belah anggota KNES"
 
Demikian kata Ketua Koperasi KNES DR., KH Muhammad Alwi Arifi, LCSPd, didampingi Sekretaris Iva Turusnur melalui Bendaharanya Herman dan pengurus lainnya diterima seperti  nawacitapost.com  Kamis, (22/5/2025).
 
Herman menjelaskan, dari luas kebun kelapa sawit KNES 2.800 hektar, Kebutuhan Tenaga Kerja Pemanen 90 . Orang, Tenaga Kerja berbagai perawatan 100 orang, sementara tenaga kerja yang bekerja ada didalam kebun sekarang hanya 21 orang.
 
 
"Saat waktu KNES  kerja sama dengan PTPN tonases 2000 ton perbulan. Sekrang ini hanya dpt tonase -+400 ton. Karena pemanen kita tidak  cukup. Untuk itu kami sangat berharap kepada seluruh anggota mari kita mendukung pelaksanaan RAT atau RAL ini kedepan sesuai hasil Rapat di Dinas Koperasi Kabupaten Kampar belum lama ini," katanya.
 
Dikatakan Herman tenaga kerja yang dibutuhkan Koperasi KNES yakni, kerja pemanen dibutuhkan sebanyak-banyaknya dengan hitungan upah Rp 170.000/Ton Buah Kelapa Sawit disesuaikan dengan komidil
 
Berbagai Pekerjaan  perawatan, ada babat anak kayu, babat gawangan, Menyimprot, bersihkan pasar pikul jalan mengeluarkan buah disesuaikan dengan areal ada Rp 550.000/hektar.
 
Ada juga kerja melangsir buah kelapa sawit yang sudah dipanen pemanen mengganggunakan sepeda motor Rp 130/kg. Kerja tunasan Rp 5.000/pokok dan kerja lainnya disesuaikan upahnya yang tidak merugikan pekerja. Ada juga mengutip brondolan tambahan gaji pemanen 
 
Para pekerja tinggal di perumahan yang sudah disiapkan Koperasi KNES begitu juga lampu listrik penerangan ada dari PLN dan Genset dan juga bisa berbicara tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja serta tentang anak pekerja yang sekolah ada sekolah terdekat 
 
"Ongkos dari tempat penjemputan disubsidi KNES, kalau ada keluarga kita yang mau bekerja, silahkan berkomunikasi dan Hubungi Jamaludin HP 085271699959, Jamhur HP 082138872135 dan Fahrin Waruwu 081365707652," pungkasnya.

Tags

Terkini