daerah

Serah Terima Jabatan Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi: Program 100 Hari Kerja Ada Lima Instruksi

Rabu, 5 Maret 2025 | 20:46 WIB
Sesi foto bersama ketika Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk periode 2025-2030 dari dari Sri Handoko Taruna kepada Marhaen Djumadi yang berdampingan dengan Trihandy Cahyo Saputro (Sakera Nawacita)

Emil Dardak mengungkapkan bahwa dirinya juga membawa pesan dari Khofifah Indar Parawansa gubernur Jawa Timur yakni Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang harus segera dirampungkan dalam 6 bulan kedepan, dan tidak perlu lagi khawatir untuk menyesuaikan dengan Nasional.

"Karena provinsi sudah melakukan penyesuaian dengan Nasional," jelasnya.

Bupati Nganjuk periode 2025-2030 Marhaen Djumadi ketika diwawancarai saat Sertijab (Sakera Nawacita)

Ditempat yang sama Bupati Nganjuk periode 2025-2030 Marhaen Djumadi ketika diwawancarai menyampaikan bahwa program 100 hari kerja kedepan ada lima instruksi, yang pertama kaitannya dengan infrastruktur.

"Infrastruktur dimaksud mulai dari jalan, jembatan, juga antisipasi banjir dan tanah longsor, maka dinas Pekerjaan Umum (PU), kemudian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harus standby," ucap eks Pelaksana Tugas Bupati Nganjuk sejak 11 Mei 2021 yang akrab dipanggil Marhaen.

Baca Juga: Pasca DLH dan DPMPTSP Lakukan Sidak di Desa Babadan Patianrowo, Warga Desak Pj Bupati Nganjuk Lakukan Hal Ini

Marhaen menambahkan, berkaitan dengan inflasi ekonomi dikarenakan adanya pemotongan anggaran kurang lebih 50 persen, dirinya akan membuat program untuk efisiensi.

"Kemudian yang ketiga instruksi untuk peningkatan pendapatan, karena dari pusat berkurang 50 persen, tentunya kita harus kreatif, maka pajak dan retribusi harus kita genjot betul," imbuh eks Bupati Nganjuk ke-23, Masa jabatan 10 April 2023 – 23 September 2023 ini.

Marhaen mengatakan, yang keempat menjelang puasa dan lebaran satgas pangan harus turun untuk menjaga inflasi. Misalnya mulai dari Dinas Sosial (Dinsos) kemudian Dinas Pedagangan dan Perindustrian itu harus turun ke pasar.

"Turun ke pasar untuk melihat perkembangan harga-harga, terutama sembilan bahan pokok," kata Marhaen.

Baca Juga: Dua Paslon Saling Klaim Menang, Yuk Pahami Menang Dalam Pilkada Bupati Nganjuk 2024

Marhaen menambahkan, kemudian untuk Dinsos harus membuat program-program untuk bantuan sosial.

"Untuk jalan rusak perbaikannya kita ada tiga metode, satu metode yang berlubang, yang seperti hari Senin kemarin yang kita lakukan habis apel, kita langsung gaspoll, karena ada jalan pusat yang berlubang kurang lebih 60 centimeter, langsung kita tambal, termasuk juga pada kemarin itu ke Wilayah Desa Cengkok dan Desa Kelutan," imbuh pria kelahiran 15 Desember ini.

Marhaen menegaskan, bahwa dirinya akan bekerja dengan sat set sat set, tidak boleh terlalu lama, dengan istilah gaspoll.

"Kita saatnya harus sat set sat set, tidak boleh lama-lama, istilah kita gaspoll harus benar-benar terwujud, jangan sampai hanya sebatas slogan," tegas kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Halaman:

Tags

Terkini