Selasa, 25 Agustus 2026

Lapas Kelas IIB Padangsidempuan Kanwil Kemenkumham Sumut Rutin Berikan Bimbingan Keagamaan Bagi WBP

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Jumat, 26 Mei 2023 | 15:55 WIB

Padangsidempuan, NAWACITAPOST.COM - Lapas Kelas IIB Padangsidempuan Bersama Penyuluh Agama Islam dari Kemenag Kota Padang Sidempuan, rutin menggelar program pembinaan kepribadian khususnya pendalaman Ilmu Agama Islam dan Al-qur’an serta program berantas buta huruf Hijaiyah. Jum’at, (26/05/23)

Kedatangan Pokja Penyuluh Agama Islam beserta rombongan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padang Sidempuan, disambut hangat oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan, Japaham Sinaga, SH bersama Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Efrida Sri Mulyana dan Kepala Subseksi Registrasi dan Bimkemas, Muslihul Hayat Harahap.

Kalapas berharap dengan adanya pengajian maupun tausyiah secara langsung ini para WBP di Lapas akan memperoleh pendidikan khusus Agama Islam agar program pembinaan bisa lebih maksimal yang outputnya bisa dirasakan langsung oleh WBP serta diharapkan program bimbingan mental, rohani dan kepribadian WBP dapat tercapai, sehingga tujuan sistem pemasyarakatan dapat diwujudkan, tutur Japaham.

Ia juga berharap bukan hanya saja membantu dalam membina mengajar para warga binaan agar bisa baca Al-Quran, tetapi juga menyediakan waktu agar para warga binaan dapat melakukan kajian agama, harapnya.

Sementara itu, Dharmasari Siregar, S.Ag dan Ummi Salamah, S.Ag, selaku Penyuluh Agama Islam yang aktif dalam kegiatan pembinaan mental di lapas tersebut memberikan arahan kepada para warga binaan bahwa, “Lembaga Pemasyarakatan bukanlah akhir segalanya, walaupun secara hukum napi sudah ditentukan dan diputuskan oleh badan peradilan Negara, sebagai akibat dari kelalaian dan kesengajaan melanggar norma hukum, namun jadikanlah lapas sebagai tempat instropeksi diri atas kesalahan perilaku dengan cara mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Esa, tentunya dengan kegiatan keagamaan,” jelas Dharmasari.

Sementara itu Kasubsi Registrasi dan Bimkemas, Muslihul Hayat Harahap, dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa, “Pembinaan keagamaan mampu membentuk mental positif bagi narapidana, yang bertujuan meningkatkan kesadaran melaksanakan ajaran-ajaran agama, dan meningkatkan pengetahuan agama mereka. Ada enam pilar karakter yang dapat dibentuk melalui pembinaan keagamaan bagi setiap narapidana, yakni kejujuran, rasa percaya diri, rasa hormat, rasa tanggungjawab, rasa kepedulian dan toleransi,” ungkap Muslihul.

Diwaktu yang sama, IP salah seorang warga binaan Lapas merasa terbantu dengan berbagai program yang diberikan oleh Lapas, “Mungkin ini cara Allah mendekatkan diri setiap hamba kepadaNya, saya merasa bisa menambah ilmu kajian agama disini dengan hadirnya pendakwah dari berbagai Instansi dengan berbagai program yang diberikan,” ucap IP disela-sela kegiatannya.

Dengan adanya bimbingan dan penanaman nilai-nilai positif agama Islam secara intensif, maka diharapkan para warga binaan dapat mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mereka sehari-hari, sehingga mereka tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama di masa-masa yang akan datang.

(Humas Lapasid)

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini