NAWACITAPOST.COM - Kota Surabaya kembali menjadi sorotan setelah video seorang ayah mencubit anaknya di depan sebuah hotel tersebar luas di media sosial. Kejadian ini memicu berbagai tanggapan, termasuk dari William Wirakusuma, anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PSI, yang menyoroti pentingnya langkah preventif dan pendampingan terhadap korban kekerasan.
“Saya mengapresiasi kepedulian sesama warga Surabaya yang turut memberikan perhatian pada kasus ini, serta gerak cepat dari Polrestabes Surabaya dalam menangani laporan ini,” ujar William melalui WA Chat kepada Nawacitapost.com, Sabtu (14/12/2024).
Menurut William, insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya peran aktif masyarakat melaporkan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia mengimbau warga Surabaya untuk segera melaporkan kejadian serupa melalui layanan darurat 112 atau ke UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Surabaya di nomor 0811-3345-303.
Baca Juga: PSI Surabaya Desak Langkah Konkret Hentikan Bullying di Sekolah
“Jika ada kejadian kekerasan seperti ini, jangan ragu untuk segera menghubungi 112 atau UPTD PPA. Respons cepat dapat mencegah dampak yang lebih buruk dan membantu korban mendapatkan perlindungan,” tegasnya.
Selain itu, William meminta UPTD PPA Surabaya untuk memberikan pendampingan intensif kepada korban. “Pemulihan mental korban harus menjadi perhatian serius. Saya berharap UPTD PPA dapat memastikan korban mendapatkan bantuan psikologis agar dampak trauma bisa diminimalkan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya proses hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan anak. “Kami mendukung penuh Polrestabes Surabaya untuk memproses kasus ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tambah William.
Baca Juga: Surabaya Tergenang Lagi, PSI Minta Pemkot Hentikan Refocusing Anggaran!
William berharap kasus ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya melaporkan tindak kekerasan, terutama terhadap perempuan dan anak, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung di Surabaya. ***