"Jika KBS memerlukan manajemen yang sehat, maka tim seleksi harus diisi oleh orang yang ahli dalam manajemen kebun binatang, karena KBS juga merupakan ruang bisnis bagi pemerintah," tambahnya.
Baca Juga: Tiga Tahun Kepemimpinan Eri Cahyadi-Armuji, Surabaya Raih Pertumbuhan Ekonomi 5,7 Persen
Thony menekankan bahwa jika KBS membutuhkan orang yang super, maka dibutuhkan bukan orang sembarangan, tetapi orang yang mampu menilai kecakapan para calon.
"Dia harus bisa menilai kecakapan para calon," tegas Thony.
Mengacu pada pengalaman sebelumnya, Thony meminta agar tidak ada kesan sekadar hanya membentuk panitia. "Jika panitianya bagus, maka akan menghasilkan seorang pemimpin yang baik."
Intinya, lanjut Thony, pimpinan KBS ke depan harus dipegang oleh orang yang memiliki totalitas dan mengerti tentang manajemen konservasi serta mampu membuat terobosan-terobosan baru.
Baca Juga: Komisi A DPRD Surabaya Dorong Jaminan Asuransi untuk Pengurus Masjid
"Demikian juga dengan pemilihan badan pengawasnya, karena mereka bertugas melakukan pengawasan," kata Thony.
"Bawas KBS juga harus memiliki pengetahuan tentang standar ideal sebuah kebun binatang, baik sebagai lembaga konservasi, edukasi, maupun bisnis."
"Jika mereka tidak memahami hal ini, bagaimana mereka bisa mengawasi dengan baik? Ini bukan perkara sederhana karena juga menyangkut banyaknya nyawa satwa langka, termasuk memikirkan dampak bagi lingkungan sekitar," ujar Thony.
Baca Juga: PSN Reklamasi Wilayah Kenjeran, Forum LPMK Pesisir Surabaya tak Yakin Janji PT Granting Jaya
"Jangan sampai hanya karena memilih orang yang salah, generasi kita berikutnya tidak bisa melihat satwa langka lagi di Surabaya," tambahnya.
Pemerintah Kota, lanjut Thony, telah mengeluarkan biaya ratusan miliar untuk Kebun Binatang Surabaya. "Itu adalah investasi, bukan untuk siapa-siapa. Itu harus dipahami sebagai penyertaan modal. Dengan fasilitas yang besar tersebut, kami meminta Pemkot untuk tidak memilih orang yang sembarangan," pungkas Thony, tegas. ***
Artikel Terkait
Akhirnya, Rekomendasi PDIP turun ke Eri Cahyadi-Armuji untuk Pilkada Surabaya
Syukuran dan Potong Tumpeng Sambut Turunnya Rekomendasi Eri Cahyadi-Armuji
Golkar Usung Eri Cahyadi? Arif Fathoni: Tunggu Komunikasi KIM
Tiga Tahun Kepemimpinan Eri Cahyadi-Armuji, Surabaya Raih Pertumbuhan Ekonomi 5,7 Persen
14 Organ Relawan Prabowo Sepakat Dukung AH Thony dan Bayu Airlangga untuk Pilwali Surabaya
AH Thony: Saya Dicetak Bukan menjadi Boneka Politik!