Selasa, 2 Juni 2026

Puluhan Peserta Didik TK - KB Yayasan Mutiara Insani Pandantoyo Kertosono Pindah Belajar ke Masjid, Ini Alasannya

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Kamis, 1 Agustus 2024 | 19:05 WIB
Peserta didik Yayasan Mutiara Insani ketika Kegiatan Belajar di serambi Masjid Al Askandariyah, Dusun Jabon, Desa Pandantoyo, Kertosono  (Foto Istimewa)
Peserta didik Yayasan Mutiara Insani ketika Kegiatan Belajar di serambi Masjid Al Askandariyah, Dusun Jabon, Desa Pandantoyo, Kertosono (Foto Istimewa)

Baca Juga: Karena Adanya Polemik di Yayasan, Wali Murid : Minta Raport Anaknya Segera Diberikan

"Sebenarnya kita sudah berusaha luar biasa, karena memang kita belum ada alternatif tempat untuk anak-anak TK dan KB ini, sehingga kita pengen mencari, pengen mempertahankan dulu tempat itu, supaya kita bisa mencari memberikan tempat yang berpresentatif untuk anak-anak TK," kata eks Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Huda (Mifda) Pandantoyo, Kertosono kepada wartawan Nawacitapost.com pada Kamis (1/8/2024).

Menurut Nur Isadah Khoiriyah mengatakan, kita juga berupaya pendekatan kepada Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepada Korwil, sampai kepada Bapak Camat Kertosono, kemudian kita juga ikhtiar kepada dinas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten untuk memberi fasilitas itu.

"Sebenarnya beliau juga mendukung untuk kita tetap di situ, tapi dikembalikan lagi kepada pihak SD, sehingga putusan terakhir, harus keluar dari situ sesuai dengan surat yang disampaikan oleh Kepala SD," ucap Ketua Yayasan Miftahul Huda Pandantoyo, Kertosono yang akrab disapa Nur Isadah.

Baca Juga: Jelang Hari Raya Idul Fitri, Yayasan Nor Dzat Gelar Baksos

Nur Isadah menambahkan, jadi di Masjid Al Askandariyah itu adalah alternatif kita yang terbaik, karena tidak ada tempat yang menurut kita representatif untuk belajar, itu sebenarnya sangat kurang representatif untuk belajar anak-anak kita.

Peserta didik Yayasan Mutiara Insani ketika Kegiatan Belajar (Foto Istimewa)

"Sehingga kita tetap berupaya, untuk meminta kepada Kepala Desa memberi peluang waktu sampai 6 bulan, tapi ternyata beliau juga menghendaki sesuai dengan surat yang dikirimkan SD kepada pihak Mutiara Insani," imbuh pengawas Madrasah itu.

Baca Juga: Semarakkan Tahun Baru Hijriyah 1446, LP Ma'arif MWC NU Kertosono Gelar Pawai Ta'aruf

Nur Isadah mengungkapkan bahwa, saat ini kami sudah berkomunikasi dengan pihak lain dan alhamdulillah saat ini sudah tersambung dengan pihak dari Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) melalui Lembaga Pendidika (LP) Ma'arif Kabupaten Nganjuk sudah berusaha untuk mendampingi kita.

"Sehingga nanti realisasi untuk bagaimana menempatkan anak-anak sesuai dengan tempat yang semestinya di lokal yang memang benar-benar sekolah, ini Alhamdulillah ada upaya di situ, mudah-mudahan ini segera bisa kita realisasikan untuk tempat barunya, dan tentunya ini juga upaya yang luar biasa, jadi butuh tanah, butuh pembangunan dan seterusnya, yang tidak sedikit waktu, maupun anggaran yang bisa kita realisasikan di situ," paparnya.

Baca Juga: Cetak Generasi Qur'ani, Cerdas dan Prestasi, MI Miftahul Huda Pandantoyo Kertosono Laksanakan Haflah Akhirrusannah

Nur Isadah menjelaskan bahwa, kemarin juga sebenarnya terjadi isak tangis, yang menjadikan kita turut prihatin, tapi kita berusaha untuk memberi pemahaman kepada mereka, jadi ikhtiar kita yang paling akhir adalah bagaimana nanti dalam waktu dekat kita bisa mencarikan tempat, ataupun nanti kalau bisa membangun dengan bantuan dari berbagai pihak.

"Alhamdulillah mudah-mudahan cepat terealisasi, itu harapan kita dari Yayasan Mutiara Insani untuk para bunda-bunda atau Guru-guru pendidik, tetap sabar ikhlas melaksanakan proses pembelajaran, walaupun di tempat yang sebenarnya belum pas, tapi itu sebagai upaya salah satu upaya pendampingan anak-anak tetap bisa belajar, anak-anak tetap bisa bermain dengan senang, dengan tenang, dengan nyaman berkah pendampingan dari guru-guru yang luar biasa," pungkasnya.

 

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini