"Saya mendapatkan informasi, bahwa salah satu kualifikasi dari peserta Jalur Rempah adalah Follower di Media sosialnya memiliki jumlah yang memadai, oleh karena saya berharap dan meminta kepada para peserta untuk membantu mempromosikan apa yang ada di Kabupaten Siak, seperti Budaya, Bangunan Sejarah, pariwisata dan lain sebagainya. Karena ada salah satu benda di Istana Siak yakni Komet (Alat Pemutar Musik), hanya ada 2 di dunia yakni di Siak dan di Negara Jerman. Akan tetapi yang masih bisa berfungsi hanya yang berada di Istana Siak, yang di Jerman sudah tidak berfungsi,” pintanya.
Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024 ini, selain dihadiri langsung Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang diwakili Pamong Budaya Ahli Utama Siswanto juga dihadiri Koordinator program Muhibah Budaya Jalur Rempah, Kemdikbud Ristek RI Yusnawati, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IV Riau dan Kepulauan Riau Jumhari, Komandan KRI Dewaruci Rhony Lutviadhany, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Yoserizal Zen, Dandim 0322 Siak Riyanto Budi Nugroho, Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi, tokoh dan para budayawan serta tamu undangan lainnya.
Untuk di Kabupaten Siak, 29 Laskar Rempah yang berasal dari 38 Provinsi se-Indonesia, menampilkan berbagai ragam tarian tradisional Nusantara, dan dilanjutkan dengan Penampilan Reog Ponorogo dan Pencak Silat oleh Anggota TNI Angkatan Laut yang merupakan awak KRI Dewaruci, dan ditutup dengan penampilan Riau Rhythm.
(Sokhiaro Halawa)
Artikel Terkait
Pj Bupati Batubara Nizhamul Serta Istri Raja Arena Sumela Nizhamul,Kunjungi Kabupaten Siak Kota Istana,Husni Merza Ucapkan Terimakasih
Bupati Siak Alfedri Dan Wabup Siak Husni Merza,di Beri Gelar Adat Oleh LAMR Siak,Alfedri:Gelar Adat Ini Merupakan Hadiah Istimewa
Kapolres Siak dan Kapolsek Tualang Siak,Cepat tanggap Kasus kerusuhan yang di lakukan Dua kubu DPC SPTI-K.SPSI,Kabupaten Siak
Bupati Siak Pimpin Apel Pagi Bersama Siswa Siswi SMK 1 Koto Gasib, Ini Yang di Sampaikanya
Pemkab Siak Terus Bergerak Intervensi Stunting Kampung ke Kampung