Pemantauan situasi arus lalu lintas di sekitar lokasi juga akan dilakukan oleh personel di lapangan dan melalui Surabaya Intelligent Transport System (SITS). "Kami akan memantau baik secara langsung maupun melalui SITS kamera yang ada di Dishub Surabaya," jelasnya.
Baca Juga: Armuji: Idul Adha, Perjuangan untuk Kemaslahatan Bersama
Abdul Roup menambahkan, kendaraan dengan maksimal dua sumbu masih diizinkan melintas di Jalan Joyoboyo sisi selatan. Sedangkan truk lebih dari dua sumbu hanya diperbolehkan melintas jika memiliki keperluan mendesak, seperti pengisian BBM di SPBU Joyoboyo.
"Truk yang bersifat urgent diperbolehkan masuk, seperti pengisian BBM di SPBU. Kendaraan yang memang urgent seperti distribusi sembako akan diprioritaskan, tetapi tidak melintas di lokasi proyek," katanya.
Setiap hari kerja, diperkirakan sekitar 17 ribu kendaraan melintas di Jalan Joyoboyo berdasarkan data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR). "Pada hari kerja, prediksi kendaraan yang melintas di Jalan Joyoboyo sekitar 17 ribu. Jumlah lebih tinggi ada di Dupak, hampir mencapai 28 ribu," pungkasnya. ***
Artikel Terkait
Momen Idul Adha, 3 Pilar PDIP Surabaya Gotong Royong Potong 15 Kurban Sapi di RPH Pegirian
Gelar Tasyukuran Idul Adha 2024, PPP Surabaya sembelih Hewan Kurban Pemberian Eri Cahyadi
Jaga Tradisi, Golkar Surabaya potong dan bagikan dag8ng kurban di kantor DPD
DPD PAN Surabaya: Kurban untuk Kebersamaan dan Soliditas Partai
Momen Idul Adha, PKB Surabaya pastikan dukungan ke Eri Cahyadi di Pilwali 2024
Idul Adha 2024: Nasdem Surabaya Bagi 718 paket daging kurban kepada Masyarakat